RKPD Pasbar 2020 Prioritaskan Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Menekan Angka Kemiskinan

Musrenbang RKPD Pasaman Barat Tahun Anggaran 2020, bertempqt di aula kantor Bupati setempat
Musrenbang RKPD Pasaman Barat Tahun Anggaran 2020, bertempqt di aula kantor Bupati setempat (Ist)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan dan menekan angka kemiskinan pada tahun 2020 mendatang.

Hal itu dipertegas dan dicantumkan dalam Musrenbang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) Tahun anggaran 2020.

baca juga: Belajar Daring Tak Efektif di Siberut, Kendala Internet, Guru dan Siswa Tak Punya Smartphone

Menurut Bupati Pasaman Barat, Syahiran, hal itu harus di prioritaskan, Sumber Daya Manusia (SDM) harus ditingkatkan. Pasalnya masih tinggi angka kemiskinan dan masih tergolong daerah tertinggal.

Selain itu, permasalahan kesehatan dan stunting serta pemenuhan infrastruktur dasar yang rendah," jelas Syahiran di acara Musrenbang RKPD Pasaman Barat dengan mengusung tema "Percepatan Pembangunan Infrastruktur Untuk Sumber Daya Manusia Berkualitas" dan Launching buku Analisis Belanja Publik untuk penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (26/3) di aula kantor Bupati setempat.

baca juga: Realisasi Pajak Daerah Kota Padang Baru 25 Persen

"Semua aspirasi dan usulan masyarakat yang paling mencuat, harus dirangkum terlebih dahulu dalam musrenbang dari tingkat nagari hingga kecamatan. Sehingga musrenbang RKPD tingkat Kabupaten baru dapat dimulai. "Kita harus mendengar dan melaksanakan apa yang dibutuhkan masyarakat, karena kita diamanahkan untuk melayani rakyat.

Untuk itu, dengan mempedomani RPJMD Tahun 2016-2021. Pemerintah telah merumuskan arah pembangunan tahun 2020. Bupati pun memaparkan, yakni untuk meningkatkan kualitas pendidikan , peningkatan derajat kesehatan masyarakat, peningkatan kwalitas pemuda dan olah raga.

baca juga: Masjid di Tanah Datar Mulai Laksanakan Salat Jumat

Lagi papae dia, dalam Peningkatan infrastruktur daerah, pengembangan pertanian, ketahanan pangan, perkebunan dan perikanan. Percepatan penurunan kemiskinan dan pengangguran serta daerah tertinggal. Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil menengah serta pengembangan pariwisata.

Reformasi birokrasi pemerintahan dan pelayanan publik serta peningkatan keamanan, ketertiban masyarakat. Penerapan dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat dan pengembangan adat dan kebudayaan serta mitigasi dan penanggulangan bencana serta pelestarian lingkungan hidup," papar Syahiran.

baca juga: Positif Covid-19, BM Sempat Mengikuti Rapat di Kantor Bupati dan DPRD Solsel

Bukan itu saja, pada tahun 2020 nanti Pasaman Barat akan menghadapi event besar, karena sebagai tuan rumah pelaksanaan Ivent Porprov. Selain itu Pasaman Barat juga akan menghadapi pemilihan kepala daerah secara serentak se Sumbar .

Tentunya pelaksanaan kedua momen tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar, mulai dari pembangunan infrastruktur, biaya penunjang maupun operasional saat pelaksanaan nantinya. "Untuk itu diharapkan semua pihak memberikan kontribusi, saran dan masukan," pinta Syahiran.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Fetris Oktri Hadi berharap, agar pimpinan lembaga legislatif harus mengawal setiap kegiatan musrenbang. Sehingga pembangunan yang diharapkan sesuai dengan diusulkan sebelumnya.

"Lewat musrembang, semua usulan masyarakat harus mampu diakomodir. Tentunya dengan diakomodir yang baik lewat pengawasan, prioritas pembangunan di daerah Pasaman Barat jelas kedepan," pungkas Fetris Oktri Hardi. [Irfan Pasaribu]

Penulis: Eko Fajri