Wagub Sumbar Minta ASN Jaga Netralitas Meski Punya Keluarga Caleg

"Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas walaupun dalam pemilu 2019 ini mempunyai keluarga yang maju sebagai caleg (calon legislatif)"
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas walaupun dalam pemilu 2019 ini mempunyai keluarga yang maju sebagai caleg (calon legislatif).

Hal itu disampaikannya usai membuka Rapat Koordinasi Penguatan Pengawasan Netralitas ASN dan Polri di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu, 27 Maret 2019.

“Kalau pribadi ASN punya pilihan tertentu, itu sah saja. Apalagi kalau itu saudara. Tapi jangan di bawa-bawa ke kantor, atau pakai fasilitas kantor ikut kampanye. Kalau itu bisa berdampak hukum. Tahu posisi saja, dukungnya di TPS,” tegasnya.

Menurut Wagub, peserta Pemilu jumlahnya cukup banyak, khususnya calon legislatif. Dalam deretan nama-nama caleg, bisa saja merupakan saudara atau rekan dari ASN. Kendati demikian, Nasrul meminta agar ASN tahu posisi dalam memberi dukungan pada sejawat yang berlaga dalam kontestasi.

"Jangan sampai menyalahi aturan yang berujung kepada sanksi karena tidak netral," ujarnya. Apalagi, memasuki tahap kampanye terbuka, penggalangan massa untuk mendukung salah satu partai atau kandidat peserta Pemilu serentak masif dilakukan.

Nasrul Abit menginstruksikan bupati/wali kota di daerah ini, untuk kembali mengingatkan pada ASN di masing-masing wilayahnya supaya memegang prinsip netral.

“Jangan adem-adem saja. Peserta Pemilu mulai kampanye terbuka, pemerintah harus giat menggencarkan ajakan pada masyarakat untuk berpartisipasi. Jadi berjalan beriringan. Untuk itu, saya minta Bupati/ Wali Kota mulai pasang spanduk, baliho imbauan untuk mencoblos, dan imbauan bagi ASN untuk netral. Saya lihat spanduk untuk itu masih sepi,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal juga mengingatkan seluruh jajaran Polri untuk tidak dukung mendukung sebab fokus polisi memastikan keamanan saat Pemilu.

"Fokus kami memastikan keamanan dan ketertiban Pemilu ... Baca halaman selanjutnya