Hadiri Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK, Ini Kriteria Orangtua Zaman Now Menurut Suir Syam

"Kalau ini dijalankan oleh orangtua hebat jaman now, maka fungsi keluarga sebagai landasan untuk mewujudkan generasi berkualitas, berkarakter, dan berakhlak mulia, juga akan mewujudkan keluarga Kecil, bahagia, dan sejahtera"
Anggota Komisi IX DPR RI Sumbar, Suir Syam, saat menjadibpemateri Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK si salah satu lokasi sosialisasi di Sumatera Barat (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota Komisi IX DPR RI, Suir Syam, mengingatkan calon ibu yang tengah hamil untuk memenuhui kebutuhan gizinya, supaya dapat mengantisipasi agar bayi yang dilahirkan tidak stunting.

"Kalau gizi ibu hamil tercukupi, maka kebutuhan gizi janin juga tercukupi, dan anak yang dilahirkannya terhidar dari stunting," katanya saat Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra, di Kubu Dalam Parak Karakah, Kota Padang, Rabu, 27 Maret 2019.

Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra dengan tema "Orang Tua Hebat Zaman Now" yang digelar di Kubu Dalam Parak Karakah, merupakan bagian dari roadshow BKKBN bersama Komisi IX DPR RI yang digelar di 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat sejak akhir Februari lalu.

Dalam sosialisasi tersebut, lembaga pengendalian jumlah penduduk itu menghadirkan anggota Komisi IX DPR RI dari Dapil Sumatera Barat secara bergantian, yaitu Betti Shadiq Pasadigue, Muhammad Iqbal dan Suir Syam.

Bahkan untuk memeriahkan sosialisasi, panitia juga menyajikan berbagai games-games menarik dengan hadiah utama sepeda, serta hadiah menarik seperti kompor gas, magic com, dispenser dan lain sebagainya.

Lebih lanjut Suir Syam menyebut bahwa selain memenuhui kebutuhan gizi janin, sang ibu juga diharuskan untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi setelah dilahirkan, karena untuk mencegah stunting, orangtua harus memberikan asupan gizi yang cukup sejak 1000 Hari pertama Khidupan.

"Artinya, kebutuhan gizi itu harus terpenuhui sejak janin masih dalam kandungan hingga usia bayi 2 tahun setelah dilahirkan," ujar mantan Dirut Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi itu.

Stunting, jelasnya, merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Umumnya, kata mantan Walikota Padang Panjang dua periode itu, stunting disebabkan karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.

"Stunting juga dikaitkan ... Baca halaman selanjutnya