Srikandi PLN Jadi Narasumber Acara Anti Korupsi

"Sikap jujur dan keterbukaan, serta integritas harus diawali mulai dari hal kecil. kita harus paham faktor utama apa yang menyebabkan terjadinya tindakan tersebut sehingga dalam melakukan tindakan pencegahan"
(Ist)

KLIKPOSITIF – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar mengirimkan salah satu srikandinya sebagai narasumber dalam acara Training of Trainers (ToT) Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang berlangsung di Balai Kota Padang Panjang pada Kamis (28/03). Beliau adalah Yenti Elfina, Manager Anggaran PLN UIW Sumbar. Yenti sendiri telah bergabung menjadi agen SPAK sejak tahun 2016.

Acara ToT SPAK ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh KPK Republik indonesia yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada semua peserta mengenai peran perempuan dalam pencegahan korupsi baik di instansi terkait maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 106 peserta hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Istri Walikota Padang Panjang, anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Persatuan Istri TNI AD (Persit), Bundo Kanduang, Dharmawanita, serta perwakilan ASN di lingkungan Kota Padang Panjang.

Yenti Elfina dalam paparannya menyampaikan bahwa perempuan harus memahami peran kunci dalam tindakan anti korupsi.

“Sikap jujur dan keterbukaan, serta integritas harus diawali mulai dari hal kecil. kita harus paham faktor utama apa yang menyebabkan terjadinya tindakan tersebut sehingga dalam melakukan tindakan pencegahan,” tegas Yenti.

Yenti juga menambahkan, perilaku yang baik di keseharian kita bisa ditularkan di tempat/instansi kita bekerja. Seperti di PLN misalnya, tindakan korupsi bisa diatasi apabila ada keterbukaan dan kepedulian dari seluruh lapisan pegawai untuk mengawasi hal tersebut dengan baik. Intinya adalah bagaimana memulai dari diri sendiri dulu, bertindak sebagai agen anti korupsi.

“Sebagai perempuan kita bisa memberikan inspirasi perubahan, inspirasi untuk membersihkan instansi kita dari tindak korupsi. Namun hal tersebut juga tidak dapat terlaksana dengan baik tanpa ada dukungan dari seluruh pihak. Artinya korupsi baru dapat dicegah bila semua pihak benar-benar peduli dan ingin ... Baca halaman selanjutnya