Mengaku Terinspirasi Dari YouTube, Ini Modus Pencuri Handphone di Sawahlunto

Pemeriksaan Pelaku Pencurian dan Penipuan di Mapolsek Muaro Kalaban
Pemeriksaan Pelaku Pencurian dan Penipuan di Mapolsek Muaro Kalaban (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor (Polsek) Muaro Kalaban berhasil membekuk pelaku pencurian dan penipuan. Pelaku dibekuk di Perumahan Villa Halaban Indah, Nagari Panyangkalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Kamis 28 Maret 2019 sekira pukul 22.20 WIB.

Diketahui pelaku berinisial RP (27) warga Kampung Cipurang, Rt 004, Rw 002, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang - Jawa Barat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Muaro Kalaban Iptu Usman Nurwidi mengatakan, modus pelaku dalam aksinya dengan pura-pura membeli handphone di outlet Handphone Cahaya Lapan di Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto.

Baca Juga

Peristiwa tersebut, lanjutnya, terjadi pada Kamis 21 Maret 2019 sekira pukul 13.00 WIB dan kemudian korban melapor dengan Laporan Polisi nomor LP/01/III/2019- Spkt Polsek Mkb tanggal 21 Maret 2019.

"Dengan pura-pura membeli handphone, kemudian pelaku meminta korban untuk membungkus handphone yang akan dijadikan hadiah dengan kertas kado yang sudah disiapkan sebelumnya," katanya di Mapolsek Muaro Kalaban, Jum'at 29 Maret 2019.

Usman menambahkan, setelah korban membungkus handphone tersebut, pelaku kembali berpura-pura melihat jenis handphone lainnya. "Saat korbannya lengah, pelaku menukar handphone yang asli tersebut dengan bungkusan yang mirip," ungkapnya.

"Pelaku yang mengaku tidak memiliki uang tunai dan ingin membayar dengan kartu ATM, karena tidak memiliki layanan, pelaku minta ijin untuk mengambil uang ke ATM terdekat," sambungnya.

Korban yang mulai curiga, karena pelaku tidak kembali, segera membawa bungkusan handphone tersebut ke Mapolsek Muaro Kalaban. "Saat kami dan korban membuka bungkusan, ternyata isinya sudah berganti dengan parfum dengan kertas," tuturnya.

Lebih jauh Usman menambahkan, dari pengakuan pelaku selama pemeriksaan, ia terinspirasi dengan melihat internet. "Saat ditanya darimana mendapatkan ide seperti ini, pelaku menjawab dari berselancar internet dan membuka Youtube," jelasnya.

Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa, 1 unit handphone merk Oppo A7 yang masih di segel di dalam kotaknya, 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio 125 cc warna hitam tanpa plat nomor yang digunakan pelaku sewaktu menipu korban.

"Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan hukuman pidana maksimal 6 tahun dan 378 dengan hukuman pidana maksimal 4 tahun," tutupnya.(*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Muhammad Haikal