DKPP RI Sidang Ketua KPU Kota Pariaman

"Ketua KPU Kota Pariaman, Abrar Aziz dilaporkan masyarakat karena bertemu dengan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN)"
Komisioner DKPP RI, Prof Teguh Prasetyo (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik, Ketua KPU Pariaman, Sumatera Barat, Jumat 29 Maret 2019, di Kantor Bawaslu Sumatera Barat.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Pariaman, Abrar Aziz dilaporkan masyarakat karena bertemu dengan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres dan Cawapres nomor urut 02, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada 22 Januari 2019 lalu, di salah satu rumah makan di Kota Pariaman.

Komisioner DKPP RI, Prof Teguh Prasetyo usai sidang mengatakan, sidang digelar untuk menggali fakta terhadap dugaan pelanggaran kode etik yang diadukan pengadu. Salah satu fakta, disebutkan jika terlapor membenarkan adanya pertemuan namun sebatas spontanitas.

"Jadi sidangnya menggali fakta seperti apa yang terjadi sebenarnya. Cek dan kroscek dari keterangan teradu, bagaimana bisa terjadi begitu, bagaimana melakukan itu. Saksi dihadirkan juga dari pihak pengadu," ungkapnya.

Selanjutnya, kata Teguh, kesimpulan dari sidang akan dibawa ke Jakarta untuk diplenokan dalam sidang dihadapan tujuh komisioner DKPP RI. "Putusannya sabar ya," ujarnya singkat.

Menurutnya, hasil sidang nantinya dapat memutuskan berbagai macam sanksi. Bisa dari yang teringan yakni rehabilitasi terhadap teradu, hingga sanksi tertinggi yakni pemberhentian teradu sebagai Ketua KPU.

"Kalau tidak terbukti, rehab. Kalau terbukti sesuai dengan derajat kesalahan. Sanksi tertinggi pemberhentian tetap, diberhentikan sebagai ketua. Bisa ditegur, dari yang biasa sampai keras," ungkapnya.

Seperti diketahui, masyarakat melaporkan Ketua KPU Kota Pariaman, Abrar Aziz, karena bertemu dengan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres dan Cawapres nomor urut 02, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada 22 Januari 2019 lalu, di salah satu rumah makan di Kota Pariaman. Sebelum disidang DKPP RI, Abrar Aziz juga sudah dilaporkan ke Bawaslu Kota ... Baca halaman selanjutnya