Pedagang Kota Solok Deklarasi untuk Jokowi

"Deklarasi ini murni atas keinginan kita bersama, sehingga pedagang yang lainnya juga merasakan kenyamanan dalam berpolitik"
(Ist)

KLIKPOSITIF - Puluhan pedagang yang mengatas namakan Relawan Pedagang Pakaian Jadi Pasar Raya Solok, mendeklarasikan dukungan untuk Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01. Acara tersebut dipimpin oleh Haji Yulizar, seorang pedagang kain jadi di Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat.

"Deklarasi ini murni atas keinginan kita bersama, sehingga pedagang yang lainnya juga merasakan kenyamanan dalam berpolitik. Sekarang zaman demokrasi semua orang bebas memilih calon yang mereka idamkan, tanpa perlu takut untuk menyatakan sikap." Kata Haji Yuli.

Yulizar yang merupakan dewan pembina relawan pedagang Kota Solok itu mengatakan, ada puluhan pedagang yang ikut dalam acara deklarasi. Acara berlangsung di toko miliknya, Kamis (28/3) pukul 16.20. Acara dimulai dengan bersama - sama mendeklarasikan diri, setelah itu orasi dan foto bersama.

Dalam orasinya, Yulizar menyebutkan beberapa poin mengapa dirinya mendukung Jokowi, ia menilai Jokowi sangat berprestasi lewat kinerja beliau selama menjabat presiden, membangun infrastruktur, penegakan hukum di siplin kerja, penuntasan masalah kesenjangan sosial dan termasuk sifat sosial. Jokowi juga meluncurkan dana untuk kalangan bawah atau rakyat miskin ( dana desa ) membuka lapangan kerja kepada masyarakat secara bertahap, pembangunan di lakukan di daerah bersifat skala prioritas.

Ia menambahkan, "rekam jejak jokowi tidak ada yang hitam, bersih dari kejahatan negara. Untuk daerah perairan dan laut, kapal tanpa izin langsung ditenggelamkan. Agama jelas dan taat beribadah, keluarganya harmonis, tidak melibatkan keluarga didalam jabatan jabatan negara, artinya tidak nepotisme. Pak Jokowi berasal dari kalangan rakyat biasa, Ia memiliki kesabaran yang sangat tinggi walaupun banyak fitnah caci maki kepada Jokowi, tidak pernah dibalas dengan tangan besi.

Dalam orasinya itu Haji Yuli juga menjabarkan, "pejabat-pejabat yang di bawah naungan jokowi kalau terlibat masalah ... Baca halaman selanjutnya