LKPJ Walikota, Realisasi Pendapatan Daerah Sawahlunto 2018 Mencapai 94 Persen

"Berbagai kemajuan yang telah dicapai melalui pelaksanaan program kerja, diharapkan mempunyai arti dan nilai positif terhadap pelaksanaan pembangunan selanjutnya"
Rapat Paripurna DPRD Kota Sawahlunto, Senin 1 April 2019 di Gedung DPRD Kota Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, realisasi pendapatan daerah di tahun 2018 mencapai Rp586,466 miliar atau 94,36 persen dari target sebesar Rp621,509 miliar.

Hal tersebut dikatakannya, saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto dengan agenda Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Sawahlunto tahun 2018 di Gedung DPRD Kota Sawahlunto, Senin 1 April 2019.

Lebih lanjut Deri Asta merinci realisasi pendapatan tersebut, yakni pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp54,454 miliar atau 81,48 persen dari target sebesar Rp66,832 miliar. Kemudian dana perimbangan sebesar Rp481,972 miliar atau 96,04 persen dari yang ditetapkan Rp501,873.

"Selanjutnya pendapatan yang sah lain-lain sebesar Rp50,038 miliar atau 94,76 persen dari yang ditetapkan sebesar Rp52,806 miliar," katanya saat menyampaikan Pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Sawahlunto tahun 2018 di Gedung DPRD Kota Sawahlunto, Senin 1 April 2019

Deri menambahkan, dalam pengelolaan belanja daerah yang dilakukan untuk pembiayaan kegiatan rutin maupun pembangunan, selama 2018 realisasi belanja daerah mencapai Rp588,561 miliar atau 91,03 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp646,572 miliar.

"Semua yang disampaikan, mencakup penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, terdiri dari 24 urusan wajib, 6 urusan pilihan, 4 urusan penunjang, 1 urusan pendukung, 2 urusan esatuan bangsa, politik dalam negeri dan kebencanaan, dan 1 urusan kewilayahan," tambahnya.

Deri melanjutkan, dari apa yang dipaparkan, dapat disimpulkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2018 sudah dapat direalisasikan sebagaimana mestinya, walaupun dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan.

"Berbagai kemajuan ... Baca halaman selanjutnya