Berstatus Tahanan, Pemuda Ini Laksanakan Ijab Qabul di Masjid Polres Payakumbuh

"Proses ini tak mungkin diundur lagi, sudah lama dijadwalkan. Keduanya sepakat untuk ijab qabul walaupun berstatus tahanan"
Brado Van Lee usai menjalani pernikahannya di Masjid Polres Payakumbuh, Senin 1 April 2019. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Mata Brado Van Lee (22) langsung berkaca-kaca begitu ijab qabul yang diucapkannya dinyatakan sah oleh dua orang saksi yang menyaksikan upacara pernikahannya dengan Yesi Nofitasari.

Prosesi pernikahan antara Brado dengan Yesi memang cukup mengharukan. Pasalnya, Brado selaku mempelai pria berstatus sebagai tahanan di Polres Payakumbuh. Dirinya dicokok Satreskrim Polres Payakumbuh karena diduga melakukan penggelapan motor hasil curian.

Meski berstatus sebagai tahanan di Polres Kota Payakumbuh, Brado tetap melanjutkan niatnya untuk mempersunting wanita pujaan hatinya, Yesi. Proses ijab qabul kedua sejoli itu dilaksanakan di Masjid Nur Ikhlas Polres Payakumbuh, Senin 1 April 2019.

"Proses ini tak mungkin diundur lagi, sudah lama dijadwalkan. Keduanya sepakat untuk ijab qabul walaupun berstatus tahanan," kata salah seorang pihak mempelai perempuan sebelum ijab qabul berlangsung.

Pada saat melaksanakan ijab qabul, Brado yang tampil dengan stelan putih-putih tampak serasi dengan gaun putih yang dikenakkan Yesi. Prosesi ijab qabul yang berlangsung hikmat tersebut berjalan cukup lancar, Brado hanya sekali gagal mengucapkan qabulnya dan ketika pengulangan kedua, dua orang saksi yang berasal dari pihak keluarga dan Polres Kota Payakumbuh menyatakan pernikahan keduanya sah.

Begitu mendengar kata-kata sah dari kedua saksi, Brado terlihat langsung menengadahkan tangannya sebagai tanda syukur atas kelancaran yang diberikan. Setelahnya, Akbarul Fahmi selaku wali nikah memimpin do'a pernikahaan yang diikuti dengan khusuk oleh seluruh peserta yang hadir. Dalam beberapa kesempataan Brado terlihat menghapus air mata yang tanpa ia sadari mengalir di pipinya.

Setelah semua prosesi akad nikah selesai dilaksanakan, Brado kemudian harus kembali masuk ke sel tahanan Polres Payakumbuh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sedangkan sang istri Yesi pulang ke rumah untuk nanti menuggu tuntasnya ... Baca halaman selanjutnya