Ikuti Jejak Suami Sebagai Pengedar Narkoba, Perempuan di Payakumbuh Ini Dicokok Polisi

"Tersangka yang kita tangkap adalah seorang perempuan, pada tahun sebelumnya masih di rumah yang sama kita juga menangkap suami tersangka yang terlibat dalam kasus narkoba"
Tersangka pengedar narkoba, WG (42) yang diamankan Tim Opsnal Polres Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Tertangkapnya sang suami akibat kasus narkoba tak membuat WG (42) jera untuk ikut berurusan dengan barang haram tersebut.

WG yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang itu dicokok Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kota Payakumbuh di rumahnya yaitu di Kelurahan Padang Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur, Kamis (4/4) sekitar 06.55 WIB.

Dari tangan WG pihak berwajib mengamankan 4 paket narkoba jenis sabu-sabu yang terdiri dari 2 paket besar serta 2 paket sedang. Dalam kesempatan itu juga diamankan alat hisap narkoba serta satu buah timbangan digital.

Penangkapan WG cukup mengagetkan warga sekitar karena tahun lalu, suaminya telah terlebih dahulu diamankan pihak berwajib di rumah tersebut karena permasalahan yang sama. Saaat ini suaminya tengah menjalani hukuman akibat perbuatannya itu.

Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, Iptu. Zulhendri mengatakan WG telah lama menjadi incaran polisi karena kerap mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

"Tadi pagi anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh berhasil menangkap WG. Tersangka yang kita tangkap adalah seorang perempuan, pada tahun sebelumnya masih di rumah yang sama kita juga menangkap suami tersangka yang terlibat dalam kasus narkoba," sebut Zulhendri di Mapolres Payakumbuh,Kamis (4/4).

Mantan Kasat Reskrim Polres Pasaman itu juga mengatakan, selain tersangka WGt juga ikut diamankan menantunya berinisial R namun setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ada keterlibatan dalam bisnis haram yang dilakoni mertuanya itu, ia diserahkan ke BNNN Kota Payakumbuh.

"Selain tersangka WG, juga kita amankan menantunya. Namun setelah kita periksa dan mintai keterangan, ia tidak terlibat dalam bisnis mertuanya itu. Ia kita serahkan ke BNNK Payakumbuh untuk pemeriksaan lanjutan," pungkasnya. (*)