Polres Padang Panjang Bekuk Sindikat Curanmor Antar Provinsi, 9 Unit Ranmor Diamankan

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PADANG PANJANG , KLIKPOSITIF -- Polres Padang Panjang meringkus komplotan sindikat pencurian kendaraan bermotor antar provinsi, Selasa 2 April 2019.

Informasi yang dihimpun di Mako Polres Padang Lanjang, penangkapan berawal dari tertangkapnya salah satu tersangka, R , bersama dua orang temannya, E (14), D (27) yang juga terlibat kasus pencurian buah di kawasan Pasar Padang Panjang .

baca juga: Pemko Padang Panjang Tertibkan Lapak Pedagang Kuliner yang Langgar Perda

Tersangka, R bersama rekannya ditangkap di salah satu warnet di kawasan Pasar Padang Panjang , sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat 29 Maret lalu. Dari pengakuan tersangka, petugas juga mengungkap sejumlah kasus pencurian di wilkum Polres Padang Panjang .  

Tersangka R tidak hanya mencuri buah, tapi juga terlibat dalam komplotan sindikat curanmor bersama tersangka lainnya, RS (27).

baca juga: Pemko Padang Panjang Siapkan Langkah Kerja Pembangunan Ekonomi Hadapi New Normal

RS diringkus tim Polres Padang Panjang , sekitar pukul 14.00 WIB. Selasa 2 April 2019, di daerah persembunyiannya, Siak, Provinsi Riau.

“Selain berhasil mengungkap kasus curat, kita juga berhasil menangkap  juru kunci sindikat curanmor RS. Untuk saat ini tersangka bersama 9 unit kendaraan telah kita amankan guna diproses lebih lanjut,” sebut Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval.

baca juga: Kabar Gembira, 22 Orang di Padang Panjang Telah Sembuh dari COVID-19

Terkait kasus curat dan curanmor tersebut, ungkap Cepi Noval lebih lanjut, saat ini penyidik tengah melakukan pengembangan. 

“Tidak menutup kemungkinan, aka nada tersangka baru dalam kasus ini,” sebut Cepi.

baca juga: Cek Pospam Lebaran dan COVID-19, Kapolres Padang Panjang Ingatkan Hal Ini

Sementara itu Kaur Bin Opsnal Reskrim Polres Padang Panjang , Iptu TJP Damanik, menambahkan, tersangka RS, merupaka residivis curanmor yang kembali menjadi Target Operasi (TO) Polres Padang Panjang sejak 2016 silam. 

“Tersangka terjerat pasal 363  KUHP, dan terancam hukuman kurungan 7 tahun penjara,” sebut Damanik.

Selain kasus curanmor ini, sebut Damanik, pihaknya juga berhasil mengangkap tersangka A (14) dan RM, (14), terkait kasus penggelapan ranmor. Dua pelaku ini berhasil diringkus di kawasan Rengat, Provinsi Riau, Jumat (29/3). 

“ Dua tersangka ini terlibat penggelapan ranmor. Pelaku dengan motif meminjam kendaraan dan melarikan motor,” sebut  Damanik. (rj)   


            

               

            

    

Penulis: Rezka Delpiera