Wagub Sumbar Minta DLH Segera Pecahkan Teka - teki Perubahan Air Danau Diateh

"Dalam percakapan via telepon, Nasrul Abit meminta Kadis DLH segera menyelesaikan persoalan di danau Diateh"
Penampakan kondisi air danau Diateh, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi menyelesaikan fenomena alam yang terjadi di danau Diateh, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Hal itu terungkap saat Nasrul Abit menelepon Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Siti Aisyah, Sabtu, 6 April 2019.

Dalam percakapan via telepon, Nasrul Abit meminta Kdis DLH segera menyelesaikan persoalan di danau Diateh. "Apa penyebabnya, berlerang?, ikan disana mati nggak?," tanya Wagub di depan awak media, Sabtu, 6 April 2019.

Kemudian dijawab oleh Kadis DLH. "Tahun lalu memang berlerang Pak, tahun ini belum keluar hasilnya. Ikan tidak mati," jawab Siti Aisyah.

Wagub menekankan agar dipercepat sehingga bisa disimpulkan langkah apa yang harus diambil dari fenomena alam tersebut. "Cepat ya, masyarakat menunggu," pintanya. Kemudian terdengar di telepon tersebut Kadis menjawab "siap pak".

Dari fenomena perubahan warna dan bau air danau, DLH Sumbar telah mengambil tiga sampel air danau yang saat ini dalam penelitian oleh sejumlah ahli di lembaga terkait. Untuk penelitian kandungan zat kimia langsung ditangani DLH Provinsi Sumbar.

Sementara untuk uji biologis air, sampel tengah dalam analisa dinas kesehatan provinsi Sumbar dan dan penelitian kandungan mikrobiologis tengah dilakukan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unand.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Solok, Zulhendri menyebut pihaknya masih menunggu hasil penelitian terhadap sampel air danau yang dikirim.

Diakuinya, secara awam memang sulit disimpulkan penyebab fenomena tersebut, beragam asumsi dari berbagai pihak mencuat. Salah satu faktor pemicu diyakini akibat pemakaian pupuk kimia disekitar lokasi danau.

Perubahan warna dan bau diduga juga akibat pesatnya pertumbuhan sejenis Alga sehingga memicu bau amis. Ada juga yang berpendapat fenomena ... Baca halaman selanjutnya