Pesawat Ruang Angkasa Jepang Tembak Asteroid untuk Buat Kawah

"Pesawat ruang angkasa itu berusaha untuk meledakkan kawah baru di Ryugu dengan menembakkan sesuatu yang disebut "small carry-on impactor" (SCI) ke arah asteroid."
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Badan antariksa Jepang, JAXA, mencoba menembak asteroid dengan pesawat ruang angkasa Hayabusa-2, yang diluncurkan pada tahun 2014. Dan sudah tertanam di asteroid bernama Ryugu sejak Juni 2018 untuk mempelajarai permukaannya.

Pesawat ruang angkasa itu berusaha untuk meledakkan kawah baru di Ryugu dengan menembakkan sesuatu yang disebut "small carry-on impactor" (SCI) ke arah asteroid.

SCI adalah benjolan tembaga 2 kilogram (4,41 pon) yang ditembakkan ke arah asteroid dengan kecepatan 2 km per detik (4.473 mph). Berbentuk seperti kerucut dan mengandung bahan peledak yang dirancang membuat kawah buatan di permukaan.

SCI ditembak dari ketinggian 500 meter (1.640 kaki) dari permukaan asteroid dan waktu dari pelepasan dan ledakan adalah sekitar 40 menit.

Dilansir dari laman mashable, tujuan percobaan ini agar para peneliti dapat menganalisis perubahan pada permukaan asteroid setelah menembaknya, dan menangkap bahan-bahan yang mungkin tersembunyi di bawahnya.

"Anda dapat melihat seperti apa saat mereka menembak SCI ke Ryugu, berkat uji coba yang mensimulasikan pengalaman tersebut," kata manajernya.

Fragmen kerikil dimaksudkan untuk mensimulasikan permukaan asteroid, tetapi Anda bisa membayangkan kurangnya gravitasi di ruang angkasa akan membuat lebih banyak puing-puing melayang.

Ini akan menjadi beberapa minggu lagi sampai tim berburu kawah, dengan operasi pencarian akan dimulai pada Minggu 22 April.

Para peneliti akan mengambil gambar permukaan tempat tempat dimana peluru mengenai dan memberi tanda. Sedangkan untuk Hayabusa-2, diharapkan untuk kembali ke Bumi antara November dan Desember, dengan pendaratan ditetapkan untuk akhir 2020.