Jelang Pemilu, KPU Kabupaten Solok Simulasikan Pemungutan dan Rekap Suara

Jadi Prioritas, Pemilih Disabilitas menyampaikan hak suaranya.
Jadi Prioritas, Pemilih Disabilitas menyampaikan hak suaranya. (KLIKPOSITIF)

SOLOK, KLIKPOSITIF - H-11 jelang pemilu serentak, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) kabupaten Solok melakukan simulasi pemungutan suara ditingkat TPS. Simulasi melibatkan petugas KPPS, PPS, PPK, unsur pengawas dan juga masyarakat, Sabtu (6/4) di depan Kampus UMMY Kotobaru.

Seluruh tahapan pemilihan pada hari H, mulai dari persiapan, pelaksanaan pemilihan hingga proses rekapitulasi surat suara dilakukan sebagaimana aturan dan mekanisme tatacara pemungutan suara pemilu serentak 2019.

baca juga: Suara Kader Partai, Prabowo Bakal Kembali Jabat Ketum Gerindra

Pantauan KLIKPOSITIF di lokasi pagi tadi, Simulasi yang dipandu oleh Komisoner bidang teknis, Defil diikuti oleh puluhan masyarakat dan juga mahasiswa yang memang berdomisili di sekitar lokasi.

Ketua KPU Kabupaten Solok , Gadis mengatakan, simulasi pemilihan sangat perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di TPS terkait teknis pemilihan.

baca juga: Polisi Benarkan Laporan PDIP Soal Dugaan Peyebaran Hoaks Terkait Puan Maharani di Pasbar

"KPPS jangan sampai bingung dan tidak paham aturan dan cara penyelenggaraan pemungutan suara, semuanya harus menguasai tugas dan fungsi masing-masing," kata Gadis yang turut didampingi oleh Komisioner lainnya.

Menurutnya, dengan teknis yang benar dan sistematis, juga akan sangat memudahkan tugas dan kerja dari petugas pemungutan suara sehingga pelaksanaan pemilihan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

baca juga: Legislator: Standar Protokol Covid-19 harus diaplikasikan dalam Pilkada Serentak 2020

Serangkaian dengan kegiatan simulasi pemungutan dan rekapitulasi suara, nanti malam, KPU kabupaten Solok juga akan melakukan konser pemilu yang dimeriahkan sejumlah artis lokal Minang dan Band. Besok pagi, Minggu (7/4) juga akan dilakukan Pemilu Run dan ditaburi hadiah menarik.

Komisioner bidang Sosialisasi, Humas, Parmas dan SDM, Jons Manedi menyebutkan, Simulasi pemungutan suara di TPS rencananya akan dilakukan sebanyak tiga kali jelang pemilu yang dibagi untuk wilayah tengah, Utara dan Selatan. Untuk selanjutnya dilakukan di Singkarak dan Lembah Gumanti.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

"Selain petugas, Masyarakat juga harus kita beri pemahaman terkait syarat administrasi sebagai pemilih dan bagaimana cara memberikan hak suaranya pada TPS," ujar Jons Manedi.

[Syafriadi]

Penulis: Fitria Marlina