Wabup Solsel Minta Penyelesaian Pembangunanan Masjid Agung Dipercepat

"Kami meminta pihak agar pihak pengerja pembangunan Masjid Agung Solsel dapat memperlihatkan itikad baiknya dengan mempercepat penyelesaian Pembangunan Masjid Agung"
Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman memimpin Rapat Pembangunan Masjid Agung Solok Selatan di ruang Kerjanya di Padang Aro, Kamis (Ist)

PADANG ARO, KLIKPOSITIF - Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel) Abdul Rahman meminta penyelesaian pembangunan Masjid Agung Solok Selatan dipercepat.

"Kami meminta pihak agar pihak pengerja pembangunan Masjid Agung Solsel dapat memperlihatkan itikad baiknya dengan mempercepat penyelesaian Pembangunan Masjid Agung," Kata Abdul Rahman saat hadir dalam rapat pembangunan Masjid Agung bersama Stakeholder terkait di Padang Aro, Kamis (4/4).

Menurutnya, ketika kontrak untuk pembangunan Masjid Agung sudah ditandatangani, mereka disebut sebagai pihak rekanan dan mereka berkewajihan untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan hasil yang baik.

"Lagipula, sebelum kontrak ditandatangani, tentunya mereka sudah memperhitungkan terkait pelaksanaannya, seperti ketersediaan bahan material, peralatan. Karena itu kita serahkan sepenuhnya untuk penyelesaian sepenuhnya pada mereka sesuai yang tertera di kontrak", jelasnya.

Ia mengungkapkan, pendirian Masjid Agung Solsel tersebut merupakan cita-cita banyak orang seperti Bupati, Wabup dan juga masyarakat yang ada di daerah tersebut.

“Ini pekerjaan besar. Tugas kita mendorong dan mengawasi rekanan agar pembangunannya berjalan dengan baik.
Jangan sampai pekerjaan ini terlalu lama dan tidak selesai-selesai sehingga membuat banyak orang kecewa.

Ia juga mengimbau agar OPD terkait dengan pembangunan masjid tersebut berhati-hati dan memperhatikan banyak hal agar tidak terjadi permasalahan hukum nantinya,” ujar Wabup.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Masjid Agung Solok Selatan Yance Bastian mengungkapkan, pada proses pembangunan mesjid tersebut di akhir Januari 2018, terjadi deviasi sebesar 14 persen. Seharusnya pengerjaannya sudah selesai hingga 18 persen, tapi ternyata baru terlaksana 4 persen.

"Atas kekurangan volume pekerjaan sesuai yang ditargetkan tersebut, kami sudah kirimkan Surat Teguran 1 kepada pihak kontraktor ... Baca halaman selanjutnya