Hati-hati! KPU akan Diskualifikasi Peserta Pemilu yang Terbukti 'Serangan Fajar'

"Sudah ada regulasinya, kalau melakukan money politik juga terbukti bisa sampai diskualifikasi nanti"
Ketua KPU Pusat, Arief Budiman. (Suara.com)

KLIKPOSITIF -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan peserta Pemilu atau caleg yang terbukti melakukan 'serangan fajar' akan didiskualifikasi. Namun, hal itu harus dibuktikan terlebih dahulu.

Hal itu, dikatakan Arief saat menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Senin (8/4). Dia mengatakan seluruh peserta Pemilu baik Capres-Cawapres, Caleg serta partai politik jika terbukti melakukan serangan fajar akan didiskualifikasi.

"Sudah ada regulasinya, kalau melakukan money politik juga terbukti bisa sampai diskualifikasi nanti. Tapi harus terbukti dulu. Itu berlaku untuk semua peserta Pemilu, bukan hanya Capres-Cawapres," ujar Arief.

Menurutnya, tujuannya datang ke KPK adalah untuk membahas ihwal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Caleg. Dimana tidak ada pembahasan terkait money politik. Diskusi terkait money politik itu kerap dilakukan dengan KPK. Hanya saja, kali ini, KPU khusus membahas terkait LHKPN caleg.

"Enggak, secara spesifik, kita enggak mengagendakan membahas (money politik) itu. Tapi diskusi tentang money politik itu selalu kita lakukan setiap saat," ujarnya.

Selain Arief turut hadir pula sejumlah komisioner KPU lainnya di gedung KPK. Mereka yang hadir yakni, Pramono Ubaid, Ilham Saputra dan Evi Novida Ginting. (*)

sumber: Suara.com