Ketika Prabowo Diliputi Rasa Cemburu

Prabowo dan Titiek Soeharto saat kampanye di Jogja.
Prabowo dan Titiek Soeharto saat kampanye di Jogja. (Istimewa)

KLIKPOSITIF --  Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengungkapkan, masih memunyai perasaan cemburu terhadap mantan istrinya, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto.

Prabowo curhat soal perasaannya itu kala berpidato dalam kampanye terbuka di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8//2019).

baca juga: Pemko Agendakan Menhan Prabowo Hadiri Peringatan Hari Bela Negara di Padang

Ungkapan tersebut berawal ketika para pendukung yang hadir justru histeris saat nama Titiek Soeharto disebut, bukan Prabowo. Peristiwa itu terjadi saat Prabowo memulai sambutannya.

Prabowo menyebutkan satu per satu nama-nama petinggi partai Koalisi Indonesia Adil dan Makmur seperti Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Jenderal (Purn) Djoko Santoso.

baca juga: Nasrul Abit: Saya Sengaja Mendaftarkan Diri di Hari Terakhir

Selanjutnya, ia memperkenalkan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid; Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais; Rachmawati Soekarnoputri, Roy Suryo.

Nama Titiek Soeharto disebut paling terakhir oleh Prabowo. Tapi ketika nama putri Presiden ke-2 Soeharto itu disebut, pendukung yang hadir langsung bertempik sorak.

baca juga: Walaupun Bergabung dengan Jokowi, Gerindra Klaim Prabowo Tetap Memikirkan Rakyat

Prabowo yang kala itu menjadi 'bintang' dalam kampanye lantas kebingungan. Dia langsung memanggil Titiek untuk maju ke sampingnya.

"Loh kenapa kalian ini kok malah ramai? Kenapa pas saya sebut Bu Siti Soeharto malah ramai? Coba sini Bu Titiek maju dulu," tutur Prabowo sembari menggoda Titiek.

baca juga: Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

“Kenapa kalau saya sebut Siti Hediati Soeharto kok sambutan kalian lebih meriah dari saya? Eh ini yang calon presiden, aku,“ kata Prabowo sembari tertawa.

Seusai bercanda bersama Titiek, Prabowo sempat diberikan singkong dan topi caping khas petani dari 100 warga Kabupaten Gunung Kidul.

Salah satu perwakilannya, Subardiono sangat berharap kalau Prabowo bisa menurunkan harga pupuk dan memberikan kestabilan harga pertanian yang kini sedang anjlok. (*)

sumber: Suara.com

Penulis: Agusmanto