Antisipasi Fluktuasi Harga Jelang Ramadan, TA Payakumbuh Data Produksi Tanaman Holtikultura

"Melalui pengumpulan data ini kita berupaya untuk mengendalikan fluktuasi harga yang tak menentu. Terutama jelang Ramadhan"
Pengelola TA Payakumbuh saat berdialog dengan petani cabai. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Untuk mengantisipasi terjadinya fluktuasi harga cabai, mentimun, dan terong jelang memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Pertanian Kota Payakumbuh melalui pengelola Terminal Agribisnis (TA) Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura melaksanakan pendataan dan perwilayahan terhadap komoditas holtikultura tersebut.

"Melalui pengumpulan data ini kita berupaya untuk mengendalikan fluktuasi harga yang tak menentu. Terutama jelang Ramadan," kata Pengelola Terminan Agribisnis Kota Payakumbuh, Sarman di dampingi Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Yulia Fitri, Selasa 9 April 2019.

Diterangkannya, di Payakumbuh terdapat empat kecamatan yang memproduksi tiga tanaman holtikultura, yaitu Kecamatan Lamposi Tigo Nagari (Latina), Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kecamatan Payakumbuh Timur, dan Kecamatan Payakumbuh Utara.

"Kita memang berupaya memfokuskan setiap kecamatan untuk komoditas tertentu. Dan sejauh ini, empat kecamatan itu adalah penghasil utama untuk tiga tanaman holtikultura unggulan kita ini," jelasnya.

Dikatakan Sarman, produksi tanaman holtikultura di Payakumbuh memang belum terdata dengan baik, sehingga fluktuasi harga cukup sering terjadi. Hal itu menurutnya tidak saja merugikan konsumen tapi juga petani yang kadang kala tidak mendapatkan harga jual layak untuk hasil panennya.

"Jadi produksi kita di Payakumbuh ini seringkali tidak menentu, ada kalanya banyak dan pada waktu-waktu tertentu cukup minim," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan untuk petani yang memang ingin mengembangkan tanaman holtikultura, Terminal Agribisnis Kota Payakumbuh menyediakan bantuan berupa bibit siap tanam (BST). Nantinya, bibit tersebut bisa didapat secara gratis dengan beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi warga.

"Jadi BST ini disediakan di UPTD. Untuk bisa mendapatkannya tinggal membuat permohonan, bisa dari kelompok tani ataupun pribadi. Nanti akan kita berikan BST," pungkasnya. (*)