Tingkatkan Ekspor, Sumbar Mesti Cari Pasar Baru

"Kita mesti bisa mencari pasar baru, namun tidak meninggalkan pasar utama"
Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Arlinda (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Arlinda menilai seluruh wilayah di Indonesia memiliki peluang potensi ekspor, namun Sumbar memiliki banyak potensi ekspor yang dapat dikembangkan, itu dilihat dari banyak daerah di Sumbar menghasilkan komoditi yang layak ekspor, seperti kelapa sawit, karet, kayu manis, minyak kasiri, gambir dan pinang.

"Untuk itu, kita ingin di Sumbar dengan banyak potensi komoditi yang layak ekspor. Maka, diharapkan ekspor jangan hanya disekitar negara tujuan utama saja, namun mesti mengarah ke negara lain yang tidak masuk pasar utama," katanya, Rabu, 10 April 2019.

Dikatakannya, pasar utama yang menjadi tujuan ekspor saat ini di Indonesia, tetap didominasi lima negara besar, seperti  Cina, Jepang, Amerika, India dan Singapura. Serta, lima negara lainnya, yakni Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Thailand dan Belanda.

"Meskipun dilihat dari pergerakan ekspor tidak bergerak dari negara yang menjadi pasar utama kita. Tetapi, kita mesti bisa mencari pasar baru, namun tidak meninggalkan pasar utama," ujarnya.

Lebih lanjut contohnya, mencari pasar baru diluar pasar utama tujuan ekspor, seperti Sumbar memiliki komoditi kopi. Dimana, kopi itu sangat dibutuhkan di beberapa negara diluar pasar utama, seperti Mesir, Maroko, Bangladesh dan lainnya, itu yang mesti dimanfaatkan, mengenalkan potensi komoditi ke berapa negara diluar pasar utama, namun sangat dibutuhkan.

"Untuk itu perlu dilakukan misi dagang seperti promosi ke negara yang bukan menjadi pasar utama ekspor. Apalagi, Kemendag memiliki berapa perwakilan dagang di beberapa negara yang dapat membantu dalam melakukan pameran dagang ini," ulasnya.

Sambungnya, dengan adanya misi dagang, maka potensi peluang peningkatan ekspor Sumbar akan melejit sebab selama ini kontribusi ekspor Sumbar secara nasional belum terlalu besar. 

"Untuk itu, meningkatkan ... Baca halaman selanjutnya