Setiap Harinya 250 Ton Sampah Dari 4 Empat Daerah Masuk ke TPA Regional Payakumbuh

"Perharinya rata-rata ada 20 truk yang membawa sekitar 250 ton sampah dari empat kabupaten kota tersebut ke TPA ini"
Salah satu truk membuang sampah di TPA Regional Payakumbuh, Rabu (10/4) siang. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Setiap harinya sebanyak 250 ton sampah yang berasal dari Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi, dan Kota Payakumbuh tercatat masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh di Kelurahan Padang Karambia Kecamatan Payakumbuh Selatan.

"Perharinya rata-rata ada 20 truk yang membawa sekitar 250 ton sampah dari empat kabupaten kota tersebut ke TPA ini," kata Koordinator Unit TPA Regional Payakumbuh, Delma Usni kepada KLIKPOSITIF, Rabu (10/4).

Dijelaskannya, sebelum masuk ke TPA Regional Payakumbuh itu, masing-masing truk yang masuk itu terlebih dahulu ditimbang dan untuk setiap ton sampah yang masuk, masing-masing daerah dikenakan biaya sebesar Rp20 ribu.

"Nilai tersebut berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara empat daerah itu dengan Provinsi Sumbar. Untuk Kota Payakumbuh sendiri juga ikut membayar kontribusi dengan nilai sama," terang pria yang akrab disapa Shadad.

TPA Regional Payakumbuh yang mulai beroperasi semenjak 2013 lalu memiliki area lahan seluas 15 hektar dan sampai saat ini baru separuh lahan yang sudah digunakan, baik itu untuk gedung kantor ataupun tempat pemusnahan sampah (landfield). Di TPA Regional Payakumbuh itu terdapat sebanyak 18 orang pekerja yang bertugas sebagai operator dan juga membantu proses masuk sampah.

"Untuk sampah yang masuk tersebut kita simpan di landfield. Dari situ kemudian nanti ditimbun menggunakan tanah dan dipadatkan," ulasnya.

Dikatakannya, sampah-sampah yang masuk ke TPA harus dipilah kembali karena sampah yang dibawa truk belum semuanya terpilah.

"Seharusnya sampah yang dibawa ke sini (TPA) hanyalah residunya saja," terangnya.

Pantauan KLIKPOSITIF di TPA Regional Payakumbuh, Rabu (10/4) siang, area landfield sampah yang cukup luas tersebut bisa dicapai oleh mobil truk. Dari situ mobil-mobil tersebut langsung membongkar muatannya. Di lokasi terlihat dua eskavator yang meratakan ... Baca halaman selanjutnya