Ternyata di Payakumbuh Terdapat Ribuan Makam Etnis Tionghoa

"Kalau untuk jumlah makam yang ada di sini kami tidak tahu degan pasti. Yang jelasnya jumlahnya ribuan"
Los Ziarah Pemakaman Tjan Boen Seng di Kelurahan Padang Karambia, Payakumbuh Selatan. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Meski belum terlalu populer di tengah-tengah masyarakat, keberadaan pemakaman etnis Tionghoa, Los Ziarah Pemakaman Tjan Boen Seng yang terletak di Bukit Cino, Kelurahan Padang Karambia Kecamatan Payakumbuh Selatan menjadi salah satu objek wisata yang kini cukup diminati di Kota Payakumbuh.

Berjarak sekitar 5 kilo meter dari pusat Kota Payakumbuh, Los Ziarah Pemakaman Tjan Boen Seng memang cukup unik. Berlokasi di sebuah bukit kecil dengan ribuan pemakaman yang dihiasi bermacam warna dan berbagai bentuk batu nisan membuat tempat itu cukup mempesona.

Tidak hanya itu, dari atas bukit tempat berjejernya ribuan pemakaman itu juga menyajikan pemandangan yang bisa menyejukkan mata. Jejeran sawah dan sebagian Kota Payakumbuh tampak jelas dari bagian atas bukit.

"Kalau untuk jumlah makam yang ada di sini kami tidak tahu degan pasti. Yang jelasnya jumlahnya ribuan," kata Ketua Pengelola Pemakaman Tjan Boen Seng, Asril saat ditemui KLIKPOSITIF di lokasi, Rabu 10 April 2019.

Menurut Asril, pemakaman etnis Tionghoa tersebut sudah ada semenjak zaman penjajahan Belanda. Untuk tahun pastinya, warga sekitar tidak lagi mengetahuinya.

"Tidak ada lagi warga yang mengetahui dengan pasti kapan pemakaman mulai ada. Tugas kami selaku pengelola adalah menjaga dan membersihkan semua makam-makam yang ada di sini," jelasnya.

Lebih lanjut, Asril menerangkan, sampai saat ini Los Ziarah Pemakaman Tjan Boen Seng masih dimanfaatkan oleh etnis keturunan Tionghoa untuk memakamkan anggota keluarganya yang meninggal dunia.

"Tidak hanya dari Sumbar tapi juga ada dari Pekanbaru, Medan, Jawa, dan juga Bali. Mereka memilih memakamkan keluarganya di sini karena nenek moyang mereka juga dimakamkan di sini," ulasnya.

Diterangkannya, untuk yang dimakamkan tidak dikhususkan untuk satu Agama saja. Sepengetahuan Asril, berbagai pemeluk Agama dimakamkan di lokasi tersebut.

"Ada yang Kristiani, ... Baca halaman selanjutnya