Komisi IV DPR-RI Targetkan RUU Kehutanan Rampung Tahun Ini

"Sanksi berat juga berlaku bagi penegak hukum yang terbukti terlibat dalam melindungi aktivitas ilegal logging"
Anggota Komisi IV DPR-RI, Hasanuddin mengajak masyarakat memanfaatkan hutan tanpa merusak (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK,KLIKPOSITIF -- Komisi IV DPR-RI menargetkan Rancangan Undang Undang (RUU) perubahan atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan bakal rampung dalam waktu dekat. Setidaknya jelang habis masa jabatan anggota DPR-RI periode 2014-2019.

Hal itu dikatakan anggota komisi IV DPR-RI, Hasanuddin saat Seminar Nasional konservasi dan pemanfaatan sumber daya alam dan ekosistem yang diselenggarakan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rabu (10/4) di Aula D'relazion Kota Solok.

"Mudah-mudahan bisa rampung secepatnya, tahun ini juga dan RUU itu menjadi jawaban atas berbagai persoalan kehutanan yang semakin kompleks akhir-akhir ini di Indonesia," sebut Hasanuddin di hadapan ratusan masyarakat dan mahasiswa Solok yang hadir.

Menurutnya, dalam produk hukum itu nantinya akan ada perubahan dalam beberapa hal termasuk dalam hal sanksi yang diterapkan bagi para pelaku ilegal logging. Menurutnya, sanksi yang diberikan lebih berat dibanding sebelumnya.

Tidak saja bagi pelaku ilegal logging yang berasal dari masyarakat namun sanksi berat juga berlaku bagi penegak hukum yang terbukti terlibat dalam melindungi (membeking) aktivitas ilegal logging.

"Termasuk pihak kepolisian dan Polisi hutan, kalau memang mereka terlibat maka hukumannya tiga kali lipat dibanding masyarakat. Bahkan kami usulkan lima kali lipat, yang melindungi terancam hukuman lebih berat dibanding pelaku penebangan," tegas Hasanuddin.

Menurutnya, perubahan terhadap UU 41 Tahun 1999 sudah sangat mendesak lantaran sebagai upaya dalam melestarikan hutan dan mencegah pengrusakan lebih parah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sebagai perwakilan masyarakat Sumbar di legislatif pusat, pihaknya juga sangat menyadari potensi kerusakan hutan di Sumatera Barat memang sudah sangat memprihatinkan. Bahkan di sejumlah kawasan kerusakan sangat terlihat jelas.

Termasuk di wilayah hutan Solok. Kawasan hutan yang ... Baca halaman selanjutnya