Tingkatkan Koordinasi Menghadapi Bencana, Pasbar Gelar Apel Gabungan

"Pasaman Barat merupakan salah satu daerah yang tergolong rawan bencana di Sumbar"
Simulasi penanganan korban bencana yang digelar di Pasbar (Istimewa)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Pasaman Barat merupakan salah satu daerah yang tergolong rawan bencana di Sumbar. Bencana itu bisa datang secara tiba-tiba tanpa terdeteksi sebelumnya.

"Menyikapi itu, simulasi penyelamatan korban sangat perlu dilakukan secara gabungan dengan instansi terkait. Ini merupakan salah satu persiapan antisipasi bencana yang bisa datang setiap saat," kata Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pasaman Barat, Zulfahmi, usai apel gabungan bersama instansi terkait dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kekompakan dalam menghadapi bencana, Rabu (10/4/2019) di Padang Tujuh.

Ia mengatakan, saat ini anggota Basarnas Pasbar hanya berjumlah 13 orang dan memiliki wilayah kerja Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Agam. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak, agar ketika bencana datang, bisa ditanggulangi dengan cepat.

Sementara itu Kapolsek Pasaman, AKP Dedy Ardiansyah Putra mengatakan, kehadiran unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, PMI dan Damkar maka akan dapat meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam hal kebencanaan. Sebab, mengatasi bencana tidak bisa dilakukan oleh person maupun kelompok. Tetapi dengan bekerja sama.

Tegas Dedy, Polsek Pasaman siap bekerja sama kapanpun dalam hal kebencanaan. "Kita juga mengedukasi masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana. Kami siap selalu, kapan pun waktunya kami siap untuk turun ke lapangan membantu masyarakat yang tertimpa bencana," ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu karena Pasaman Barat sangat rawan bencana banjir, longsor dan abrasi. "Jika ada bencana atau musibah disekitar, segera hubungi petugas," imbaunya.

[Irfan Pasaribu]