Gandeng Komisi IV DPR-RI, Kementrian LHK Ajak Masyarakat Solok Lestarikan Hutan

"Indonesia terkhusus Sumatera Barat memiliki Sumber Daya Alam yang sangat berlimpah"
Seminar konservasi dan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan ekosistem di Kota Solok (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar seminar konservasi dan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan ekosistem. Seminar sehari tersebut diikuti oleh ratusan masyarakat dan Mahasiswa Solok, Rabu 10 April 2019 di Aula D'relazion Kota Solok-Sumbar.

Menurut Anggota komisi IV DPR-RI, Hasanuddin, Indonesia terkhusus Sumatera Barat memiliki Sumber Daya Alam yang sangat berlimpah. Namun dalam pengelolaannya masih jauh dari upaya pelestarian.

Kondisi tersebut akhirnya berujung pada kerusakan-kerusakan terhadap hutan dan lingkungan. Menurut Hasanuddin, secara kasat mata kalau dilihat dari luar, memang kerusakan hutan tidak begitu tampak, namun kalau masuk ke dalam sangat memiriskan.

"Saya sampai masuk ke wilayah tigo lurah, Kabupaten Solok dan sejumlah daerah lainnya dan menyaksikan begitu banyak kayu hutan lindung yang ditebang dan dijual ke luar daerah oleh oknum," ungkap Hasanuddin.

Untuk itu, sebutnya, peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga dan memelihara hutan. Pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk memanfaatkan hutan dan sumber daya alam dengan ramah dan bijaksana. Nikmati hasil hutan tanpa merusaknya.

Untuk lebih mempertegas upaya pelestarian hutan, komisi IV DPR-RI pun tengah menggodok Rancangan Undang-Undang tentang kehutanan. Rencananya akan ditetapkan dalam paripurna pada tahun ini (2019).

Sementara itu, Dirjen konservasi SDA dan ekosistem melalui Kabid Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Padang, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, Yunaidi mengatakan seiring dengan tingginya angka kerusakan dan penyusutan hutan menuntut perlunya peningkatan kawasan konservasi.

Di Sumatera Barat saat ini, sebutnya, terdapat 23 unit kawasan konservasi yang terdiri dari Taman Nasional, 8 unit Taman Wisata Alam, 5 unit kawasan Suaka Margasatwa, dan 8 unit kawasan Cagar Alam.

"Pelestarian Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya sangat ... Baca halaman selanjutnya