Implementasi Parliamentary Threshold Belum Sepenuhnya Dipahami Warga

""Ambang batas tersebut hanya untuk kursi DPR-RI. Sesuai dengan pasal 414 ayat 2 sudah dikatakan bahwa seluruh partai politik peserta Pemilu diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kota Kabupaten"
Anggota DPRD Payakumbuh, Syafrizal saat melakukan sosialisasi terhadap masyarakat. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Implementasi Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 terkait ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) ternyata belum sepenuhnya dipahami masyarakat di daerah.

Hal itu terungkap ketika salah seorang anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Bulan Bintang (PBB), Syafrizal melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kamis (11/4).

Pada pertemuan tatap muka yang dilaksanakan dalam rangka sosialisasi pencalonan kembali Syafrizal sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh periode 2019-2024 itu, beberapa warga mempertanyakan apa yang akan terjadi terhadap calon legislatif (caleg) yang mereka dukung untuk tingkat kabupaten kota apabila partai yang bersangkutan tidak mencapai syarat 4 persen sebagai ambang batas parlemen.

"Apabila PBB tidak mencapai ambang batas parlemen 4 persen, apakah kursi PBB di DPRD Kota Payakumbuh ikut hangus. Ini kami yang belum paham dan kami ragukan," tanya sejumlah masyarakat kepada Syafrizal.

Menanggapi keraguan dari sejumlah warga tersebut, Syafrizal yang sudah dipercaya sebagai wakil rakyat di DPRD Payakumbuh selama dua periode tersebut menerangkan, bahwasannnya ambang batas perlemen tidak akan berpengaruh terhadap keterpilihan caleg untuk tingkat daerah. Baik itu provinsi ataupun kota dan kabupaten.

Karena itu, meski nanti suara PBB secara nasional tidak mencapai ambang batas parleman 4 persen, caleg PBB untuk tingkat provinsi ataupun kabupaten dan kota tetap bisa duduk sebagai anggota DPRD.

"Ambang batas tersebut hanya untuk kursi DPR-RI. Sesuai dengan pasal 414 ayat 2 sudah dikatakan bahwa seluruh partai politik peserta Pemilu diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kota Kabupaten," kata Syafrizal.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris PBB Kota Payakumbuh itu mengakui, masih banyak masyarakat yang belum paham bagaimana implementasi ambang batas parlemen. Dia ... Baca halaman selanjutnya