Relawan Rumah Kerja #01 Tanah Datar Targetkan 40 Persen Suara untuk Jokowi

"Selain rumah ke rumah, para relawan juga membuat Gerakan Masuk Pasar"
Para Relawan Rumker #01 Luhak Nan Tuo mengunjungi rumah ke rumah warga untuk memenangkan Capres 01 di Tanah Datar (Istimewa)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Relawan Rumah Kerja #01 Luhak Nan Tuo Kabupaten Tanah Datar-Sumbar targetkan minimal 40 persen suara Jokowi-Makruf pada Pemilu 17 April 2019 di Kabupaten Tanah Datar.

Ketua Relawan Rumker #01 LNT, Hijrah Adi Sukrial mengatakan pihaknya optimis meraih target itu melihat pergerakan dan perjuangan para relawan untuk memenangkan Jokowi-Amin di lapangan yang tak kenal lelah.

"Kita bersilaturahmi dan berdiskusi dengan banyak orang, sebagian besar masyarakat tidak suka Jokowi karena termakan berita hoax, seperti Jokowi PKI, antek asing, anti Islam, kriminalisasi ulama, hingga banyaknya utang negara," kata Hijrah didampingi Sekretaris Aldoris Armialdi di Batusangkar, Kamis 11 April 2019.

Di sisi lain, menurut Hijrah para pendukung Jokowi banyak tiarap karena menghindari debat di media sosial hingga di-bully. Bahkan pendukung Jokowi sampai dianggap kafir dan bodoh oleh orang yang tidak sependapat.

Setelah berdirinya Relawan Rumker #01 LNT di Batusangkar, para relawan dari nagari-nagari mulai bermunculan. Ada yang datang meminta alat peraga kampanye (APK) Jokowi, ada yang langsung bergabung dengan tim untuk jadi relawan.

"Ada juga yang datang sekedar mengantarkan minuman atau makanan sebagai bentuk dukungannya terhadap perjuangan para relawan," ujarnya.

Aldoris menyebut para relawan terus bergerak untuk memenangkan pasangan Capres 01 di Tanah Datar, selain rumah ke rumah, para relawan juga membuat Gerakan Masuk Pasar.

"Di Pasar Batusangkar dan puluhan pasar nagari lainnya, puluhan relawan turun untuk mengedukasi para pengunjung dan pedagang pasar tentang pasangan Capres 01. Para relawan menyampaikan bantahan berita bohong (hoax) yang selama ini menghantam Jokowi dan di sisi lain juga menyampaikan prestasi dan keberhasilan selama memimpin negara," katanya.

[Irfan Taufik]