Apel Anti Politik Uang di Pasbar Diikuti 150 Peserta

"Untuk itu, mari bersama-sama melakukan pengawasan dan menolak politik uang"
para peserta tanda tangani deklarasi anti politik uang dihalaman kantor bupati pasaman barat (Ist)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 150 orang peserta ikuti apel gabungan dalam rangka patroli pengawasan dan deklarasi anti politik uang, di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat 12 April 2019.

Apel gabungan itu, diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pasaman Barat. "Apel gabungan ini dilaksanakan dalam rangka untuk peningkatan pengawasan dan bersama-sama menolak politik uang," ujar ketua Bawaslu Pasaman Barat, Emra Patria.

Menurutnya ini perlu dilakukan secara bersama-sama agar terciptanya pemilu yang bersih. Apalagi saat masa tenang yang akan dimulai pada 14 April nanti. "Untuk itu, mari bersama-sama melakukan pengawasan dan menolak politik uang," ajak dia.

Dalam kesempatan itu, Emra Patria membacakan sambutan dari Bawaslu RI. Pemilu merupakan perayaan demokrasi yang dilakukan dengan suka cita dan damai. Pasalnya, pemilu kali ini merupakan pengalaman baru dari Bawaslu karena pemilihan DPR, DPRD, DPD, dan Presiden dilaksanakan bersamaan. Sehingga perlu pengawasan secara bersama-sama.

Selain itu, perlu penegasan agar dilakukan pengawasan secara intensif pada masa tenang, karena dari pengalaman yang ada pada masa tenang, cenderung dilakukan pelanggaran untuk menjatuhkan antar peserta yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

Pelanggaran yang paling sering terjadi adalah politik uang yang melecehkan pemilih dan meruntuhkan demokrasi. Selain melakukan pengawasan secara patroli di masa tenang, mari bersama-sama memberikan pengetahuan dan pencerahan kepada masyarakat terkait pelaksanaan Pemilu," tuturnya.

Dalam acara deklarasi itu turut hadir, Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis, Kepala Bagian Operasional Polres Pasaman Barat, Kompol Mudasir, perwakilan partai politik, pengawas kecamatan dan pengawas Tempat Pemungutan Suara.

[Irfan Pasaribu]