KPU : Tak Ada TPS yang Rawan di Bukittinggi

"Untuk Pemilu 2019 ini KPU Kota Bukittinggi tidak menyediakan TPS khusus"
Simulasi Pemilu di Kota Bukittinggi Sumbar pada 22 Maret 2019 yang lalu (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bukittinggi, Yasrul, mengatakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Bukittinggi pada Pemilu 2019 ini berjumlah 81.448 pemilih, angka ini sudah termasuk didalamnya Daftar Pemilih Tambahan (DPTB), dan formulir c-6 juga disiapkan sebanyak itu, serta dari data masuk masyarakat luar yang pindah memilih ke Kota Bukittinggi.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang pindah memilih, diantaranya karena pindah tugas, penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), orang sakit, serta pindah domisili yang tercecer pendataannnya,” sebut Yasrul.

Yasrul melanjutkan, untuk Pemilu 2019 ini KPU Kota Bukittinggi tidak menyediakan TPS khusus. Khusus untuk pasien Rumah Sakit, disediakan TPS terdekat untuk para pemilih yang sedang dirawat.

Dalam hal ini KPU Bukittinggi menurut Yasrul telah bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit agar mau mengizinkan pasien untuk menyalurkan hak pilihnya. Untuk formulir A-5 atau surat pindah memilih itu sendiri sudah mulai didistribusikan pada pasien yang berasal dari luar Kota Bukittinggi.

“Berbicara TPS rawan, dari 349 TPS yang ada sejauh ini berdasarkan laporan dari pihak kepolisian tidak ada, namun demikian pengawasan akan terus dilakukan, dan untuk mengantisipasi terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU), KPU Kota Bukittinggi telah memaksimalkan Bimbingan Teknis pada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” tukasnya. (*)