Kemenkominfo Buat Layanan Chatbot Anti Hoaks

"Pembuatan layanan tersebut sebagai antisipasi penyebaran atau distribusi hoaks"
Dirjen Aptika Kementerian Kominfo saat peluncuran layanan aplikasi Chatbot Anti Hoaks tersebut di Jakarta, Jumat (12/4) yang lalu. (Kementerian Kominfo)

KLIKPOSITIF -- Dalam rangka meningkatkan upaya memerangi hoaks, kabar bohong, informasi menyesatkan dan ujaran kebencian, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyediakan layanan chatbot yang diberi nama Chatbot Anti Hoaks.

Piranti lunak Chatbot Anti Hoaks adalah program komputer yang dirancang untuk menjawab setiap pertanyaan publik mengenai informasi yang masih diragukan kebenarannya.

Pembuatan layanan tersebut sebagai antisipasi penyebaran atau distribusi hoaks, kabar bohong, informasi menyesatkan dan ujaran kebencian yang terus meningkat menjelang 17 April 2019 serta menyadari kesulitan masyarakat dalam melakukan verifikasi sebuah informasi hoaks.

Untuk itu, Kemenkominfo menggandeng Prosa, sebuah Startup pengembang natural language processing, mengembangkan Chatbot Anti Hoaks yang dapat mempermudah masyarakat melakukan pengecekan kebenaran sebuah informasi atau berita yang diperoleh.

Layanan Chatbot Anti Hoaks terkoneksi dengan aplikasi pesan instan Telegram melalui akun @chatbotantihoaks. Informasi klarifikasi hoaks yang yang akan disajikan melalui chatbot adalah berasal dari database atau pangkalan data Mesin AIS Kemkominfo.

Saat ini Kemkominfo dan Prosa sedang mengembangkan layanan Chatbot Anti Hoaks untuk pengguna aplikasi pesan instan Whatsapp dan LINE.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A Pangerapan, meluncurkan layanan aplikasi Chatbot Anti Hoaks tersebut di Jakarta, Jumat (12/4) yang lalu, lima hari sebelum hari pencoblosan.

Semuel mengatakan layanan Chatbot Anti Hoaks merupakan salah satu cara yang dilakukan Kemenkominfo dalam memerangi hoaks.

“Kita harapkan masyarakat punya channel untuk verifikasi informasi. Sejauh ini baru Instagram yang sudah bekerja sama untuk penerapan chatbot ini. Di Instagram sendiri, sudah ada ID untuk dapat pengguna melakukan verifikasi informasi tersebut. Kita bisa copy paste pesan itu ... Baca halaman selanjutnya