Polresta Padang Tangani Kasus Korupsi yang Libatkan Pejabat Tinggi

"penanganan di tangan penyidik Satreskrim Polresta Padang sudah masuk ke tahap-tahap akhir, tinggal menetapkan tersangka"
ilustrasi korupsi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Penanganan kasus dugaan korupsi alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang sempat membuat heboh publik tahun 2014 silam.

Kala itu, Artati, yang menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) rumah sakit plat merah tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, awal 2016 lalu, tiba-tiba penanganan perkaranya dihentikan dengan dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Kasusnya dianggap tidak cukup bukti. Setelah penghentian penyidikan, persoalannya luput dari perhatian publik. Nyaris tidak ada perbincangan lagi terkait persoalan ini.

Meskipun luput dari perhatian publik, ternyata pihak kepolisian kembali bekerja. Penyidik Tipidkor Satreskrim Polresta Padang diam-diam bekerja dan melakukan pengusutan perkara sejak Maret 2016 silam.

Kasusnya sama-sama pengadaan alkes di RSUD Padang, namun mata anggarannya berbeda dengan mata anggaran yang kasusnya sempat ditangani kejaksaan.

Malah, penanganan di tangan penyidik Satreskrim Polresta Padang sudah masuk ke tahap-tahap akhir. Prosesnya tinggal penetapan tersangka.

Puluhan saksi telah diperiksa. Mulai dari manajemen rumah sakit, kontraktor, dan pihak berwenang lainnya. Penyidik setidaknya juga sudah menemukan dua alat bukti dugaan korupsi yang diperkirakan miliaran.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan membenarkan adanya penyidikan perkara yang diduga akan menyeret orang-orang besar di Padang ini.

“Benar, penyidik sedang bekerja menuntaskan perkara ini. Alat bukti telah didapat, perkiraan kerugian negara juga sudah dihitung. Tinggal selangkah lagi untuk menetapkan tersangka,” terang Yulmar, Minggu 14 April 2019 sore.

Dikatakan Kapolresta, sejak laporan masyarakat masuk, pihaknya langsung tancap gas mengumpulkan data, bukti dan keterangan saksi.

"Hasil penghitungan auditor negara, kerugian akibat adanya ... Baca halaman selanjutnya