Tahun Ini, Kementerian PU-PR Anggarkan Rp500 Miliar untuk Infrastruktur di Pessel

"Rp500 miliar anggaran dari ke PU-an tersebut dibagi dalam beberapa kegiatan seperti bidang bina marga atau jalan, perumahan, sumber daya air (SDA) dan cipta karya"
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Republik Indonesia menganggarkan Rp500 miliar untuk kelanjutan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dari APBN.

Menteri PU-PR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Rp500 miliar anggaran dari ke PU-an tersebut dibagi dalam beberapa kegiatan seperti bidang bina marga atau jalan, perumahan, sumber daya air (SDA) dan cipta karya.

"Untuk jalan masih ada Rp260 miliar, kemudian perumahan masih ada Rp35 miliar, cipta karya juga Rp35 miliar dan SDA Rp165 miliar. Jadilah Rp500 miliaran, untuk tahun 2019," ungkapnya usai Paripurna DPRD memeringati hari jadi Pesisir Selatan ke-71 di Painan, Senin kemarin.

Ia menjelaskan, anggaran Rp500 miliar tersebut adalah untuk kelanjutan untuk pembangunan di Pesisir Selatan, yang sedikitnya Rp1.7 triliun APBN dari ke PU-an telah dikucurkan ke kabupaten itu.

"Sampai sekarang ini (tahun 2019) sudah ada sekitar 1,7 triliun, dari Mandeh. Jalan sini (Painan) sampai ke Tapan batas Bengkulu, kemudian yang lain-lainnya," jelas urang sumando Pesisir Selatan ini.

Selain bina marga, lanjutnya juga di bidang cipta karya Rp35 miliar. Perumahan rakyat sebanyak Rp35 miliar untuk 1.200 rumah tidak layak huni dan rumah nelayan.

Program sumber daya air diantaranya proyek pencegahan abrasi Pantai Muara Kansis Kecamatan Linggo Sari Baganti sebesar Rp7.9 miliar.

Irigasi Sawah Laweh di Kecamatan Koto XI Tarusan, Rp17 miliar. Pembangunan Embung Tanah Kareh yang mencapai Rp 2.3 miliar.

Pembangunan Pengaman pantai Ampiang Parak Rp3.8 miliar. Irigasi Malepang Kecamatan Basa IV Balai Tapan Rp27 miliar.

"Kemudian juga pemeliharaan berkala breakwall Pantai Kambang Rp2 miliar. Tentu akan terus berlanjut," tutupnya.

[Kiki Julnasri Priatama]