KPU Pasbar: Distribusi Logistik Pemilu 2019 Hampir Rampung

"di Kecamatan Pasaman ada sebanyak 191 TPS dengan rincian, untuk Nagari Aia Gadang sebanyak 34 TPS, Nagari Lingkuang Aua 96 dan untuk Nagari Aua Kuniang sebanyak 61."
Pengiriman logistik pemilu 2019 di Pasbar (KLIKPOSITIF/ Irfan PS)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat melakukan pendistribusian logistik terakhir pada H-1 pemilu 2019 ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pendistribusian logistik pemilu itu untuk wilayah Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat-Sumbar, Selasa (16/4/2010).

Menurut Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis, pendistribusian logistik pemilu 2019 ini merupakan pengiriman terakhir. Sebelumnya, pendistribusian mulai dilakukan pada tanggal 14 April 2019 kemarin. Namun untuk wilayah Kecamatan Pasaman sengaja dilakukan dibagian akhir," ujar Alharis kepada KLIKPOSITIF di Kantor KPU Pasaman Barat.

Pihaknya kata Alharis, lebih mendahulukan lokasi terjauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat. Ini yang terakhir pendistribusian logistik pemilu dan hari ini juga harus langsung didistribusikan ke masing-masing TPS di Kecamatan tersebut.

Dijelaskannya, di Kecamatan Pasaman ada sebanyak 191 TPS dengan rincian, untuk Nagari Aia Gadang sebanyak 34 TPS, Nagari Lingkuang Aua 96 dan untuk Nagari Aua Kuniang sebanyak 61.

Disamping itu kata dia, persiapan pemilu 2019 di KPU Pasaman Barat sudah hampir 100 persen. Namun untuk saat ini sudah mencapai 90 persen persiapan pemilu 2019. Tercatat jumlah TPS di Pasaman Barat ada sebanyak 1.206 TPS. Total jumlahnya ada sebanyak 6.030 kotak suara. Setiap TPS mendapatkan 5 kotak suara.

Dia berharap, semoga dalam pendistribusian terakhir ini tidak kendala yang terjadi dilapangan. "Kita berharap semua berjalan lancar tanpa ada hambatan," harap Alharis.

Dari pantauan di lapangan sejumlah petugas KPU memuat ratusan kotak suara ke dalam truk. Satu truknya mampu muat 135 kotak suara untuk 27 TPS, untuk pengirimam didahulukan untuk Nagari Aia Gadang yang berjumlah 34 TPS di nagari itu. [Irfan Pasaribu]