BPJS Cabang Payakumbuh Lakukan Pembayaran Klaim Jatuh Tempo Sebesar Rp34,43 M

"Untuk BPJS Cabang Payakumbuh yang membawahi tiga kabupaten kota, yaitu Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Tanah Datar terdapat sebanyak 81 FKPT dan 10 Rumah Sakit (RS/FKRTL) yang bekerja sama dengan BPJS,"
Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Cabang Payakumbuh, Fristy Lahira Defivenni (tengah). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Memasuki pertengahan April 2019, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Payakumbuh melakukan pembayaran klaim jatuh tempo terhadap failitas kesehatan yang nilainya mencapai Rp34,43 Miliar.

Pembayaran tersebut terbagi ke dalam dua bentuk, yaitu pembayaran kapitasi yang nilainya mencapai Rp3,3 M lebih. Selanjutnya untuk (FKTP) Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dibayarkan senilai Rp31 M lebih.

"Untuk BPJS Cabang Payakumbuh yang membawahi tiga kabupaten kota, yaitu Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Tanah Datar terdapat sebanyak 81 FKPT dan 10 Rumah Sakit (RS/FKRTL) yang bekerja sama dengan BPJS," kata Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Cabang Payakumbuh, Fristy Lahira Defivenni, Selasa (16/4).

Dikatakannya, dalam melakukan pembayaran klaim jatuh tempo terhadap fasilitas kesehatan di tiga daerah tersebut, BPJS Cabang Payakumbuh menggunakan mekanisme first in first out.

"Urutan pembayaran disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang terlebih dahulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dahulu," jelasnya.

Lebih lanjut, Fristy menyebut, dengan sudah dilakukannya pembayaran klaim jatuh tempo oleh BPJS Cabang Payakumbuh, maka penyedia fasilitas kesehatan juga diharapkan untuk bisa menjalankan kewajibannya dengan memberikan pelayanan kesehatan prima terhadap seluruh masyarakat pengguna kartu Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Kami selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan tanpa ada diskriminasi," ulasnya.

Diakuianya, sampai sejauh ini cukup banyaknya tunggakan yang dilakukan oleh peserta JKN-KIS mandiri masih menjadi kendala tersendiri yang dihadapi BPJS Cabang Payakumbuh.

"Sampai April ini, estimasi pemasukan BPJS Cabang ... Baca halaman selanjutnya