Tak Terima Formulir C6, Sejumlah Warga Pasbar Datangi Kantor KPU

"dirinya dan sejumlah warga lainnya sengaja mendatangi kantor KPU untuk meminta kejelasan terkait hak memilih mereka."
Keterangan, Ketua KPU, Alharis saat mendengarkan keluhan masyarakat Jorong Simoang Empat. (Irfan Pasaribu/KLIKPOSITIF)

PASAMAM BARAT, KLIKPOSITIF -- Sejumlah masyarakat mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat mempertanyakan surat pemberitahuan memilih yang belum mereka terima, Selasa malam
16 April 2019.

Menurut pengakuan El warga Jorong Simpang Empat, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman kepada KLIKPOSITIF, dirinya dan sejumlah warga lainnya sengaja mendatangi kantor KPU untuk meminta kejelasan terkait hak memilih mereka.

Dia sangat menyesalkan dengan kejadian ini. Sebab, di lokasi tempat tinggalnya ada puluhan warga yang tidak terdaftar di DPT.

Penjelasan yang disampaikan petugas KPPS kepada mereka kurang memuaskan. Pasalnya, jika mereka dimasukkan dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK) dikhawatirkan jumlah surat suara yang ada tidak mencukupi.

Sambungnya, jika di satu TPS jumlah DPT sebanyak 200 pemilih, lalu dikalikan dengan 2 persen dengan DPK maka hanya ada 4 surat suara yang tersisa. "Bagaimana puluhan warga menggunakan hak pilihnya, sementara surat suara hanya ada 4," ungkapnya.

"Kami sangat menyesalkan dengan kejadian ini, seolah hak memilih kami terombang ambing. Disisi lain, ada warga yang menerima surat pemberitahuan memilih atau Formulir C-6 namun namanya tidak ada di DPT. Intinya kami kesini minta penjelasan langsung dari ketua KPU, karena penjelasan petugas KPPS kurang memuaskan," tandasnya.

Sementara Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis bersama anggota berupaya menjelaskan kepada warga yang datang. "Hak warga tetap ada, jika tidak terdaftar di DPT tetap bisa menggunakan hak pilihnya, namun harus menggunakan E-KTP atau Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil," jelas Ketua KPU kepada warga itu.

[Irfan Pasaribu]