KPU Pariaman Bakar Surat Suara Rusak dan Berlebih

"Surat suara untuk DPD RI yang paling banyak jumlah kerusakannya mencapai 3.524 lembar"
Pemusnahan surat suara oleh KPU Pariaman (KLIKPOSITIF/Rehasa)

PARIAMAN KLIKPOSITIF -- Sebanyak 5.637 lembar surat suara dimusnahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pariaman dengan cara dibakar.

Pemusnahan surat suara yang dikatagorikan rusak dan berlebih itu disaksikan oleh Wali Kota Pariaman, Bawaslu Pariaman dan Kapolresta Pariaman.

Diantara surat suara yang dimusnahkan itu, surat suara untuk DPD RI yang paling banyak jumlah kerusakannya yaitu sebanyak 3.524 surat suara.

"Malam ini, kami beserta Forkopimda Kota Pariaman musnahkan surat suara yang rusak. Total surat suara yang rusak sebanyak 5.637 lembar," kata Ketua KPU Pariaman, Abrar Aziz, saat membakar surar suara tersebut di depan Kantornya, Selasa 16 April 2019 malam pukul 21.09 WIB.

Abrar merinci, dari surat suara yang dimusnahkan terdiri dari surat suara capres dan cawapres sebanyak 1.255 lembar, DPD RI 3.524 lembar, DPD RI 230 lembar, DPRD Provinsi Sumbar Dua 309 lembar, DPRD Sumbar Dapil Satu 135 lembar, Dapil Dua 86 lembar, Dapil Tiga 98 lembar.

"Pemusnahan tersebut, sengaja dilakukan demi kelancaran dan keamanan  berlangsungnya pemilihan umum yang jujur dan adil di Kota Pariaman," jelas Abrar Aziz.

Sementara itu, Kapolresta Kota Pariaman, AKBP Andry yang turun langsung menjaga keamanan pemusnahan surat suara tersebut mengatakan juga, pihaknya berupaya sekuat tenaga mengamankan jalannya Pemilu agar aman.

"Iya, malam ini kami ikut juga melakukan pemusnahan surat suara yang rusak dan berlebih. Perihal ikut serta kami dalam pemusnahan merupakan tanggung jawab, menjaga pemilu di Kota Pariaman aman," kata Kapolresta Pariaman.

Di lokasi tempat pembakaran surat suara terlihat juga Genius Umar, Wali Kota Pariaman beserta tim. Genius Umar mengatakan, pihaknya mendorong seluruh jajarannya untuk menciptakan kondisi aman dalam Pemilu.

[Rehasa]