295 Orang yang Masuk DPT Pemilu di Pasbar Terpaksa Tunda Pencoblosan, Kenapa?

"Kami tidak menemukan surat suara DPRD Kabupaten saat dibuka logistik pemilu yang dikirim oleh pihak KPU. Tidak ada satu pun surat suara tersebut yang kami temukan dalam logistik yang dikirim"
Situasi TPS 03 Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman. (KLIKPOSITIF/ Irfan PS)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 295 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 03 Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat terpaksa menunda melakukan pencoblosan di TPS tersebut, Rabu 17 April 2019.

Hal itu dikarenakan, surat suara untuk Caleg DPRD Dapil I Kabupaten Pasaman Barat tidak ditemukan oleh petugas PPS saat membuka logistik pemilu yang diterima.

"Kami tidak menemukan surat suara DPRD Kabupaten saat dibuka logistik pemilu yang dikirim oleh pihak KPU. Tidak ada satu pun surat suara tersebut yang kami temukan dalam logistik yang dikirim," sebut Ketua KPPS 03 Erlina kepada KLIKPOSITIF.

Dijelaskan, logistik pemilu kami terima sekitar jam 03.00 (17/4) pagi tadi. Saat ingin memulai pencoblosan, surat suara itu tidak kami temukan dengan saksi-saksi parpol. "Akan tetapi surat suara DPRD Propinsi yang ditemukan sebanyak 602 surat suara.

Akibat itu, proses pemilu terpaksa dihentikan. "Masyarakat dari tadi sudah ada yang komplain atas kejadian ini. Namun tadi pihak KPSS Kecamatan meminjam sebanyak 50 surat suara dari TPS 02," ungkap Erlina.

Kata Erlina, pihaknya telah melaporkan kejadian itu dan saat ini pihak KPU Pasaman Barat sedang berupaya untuk mencari surat suara di Kecamatan Talamau dengan mengumpulkan surat suara berlebih yang ada di kecamatan itu," kata dia.

Ditempat yang sama, Eko salah seorang pemilih yang terdaftar di DPT itu sangat menyesalkan atas tidak profesionalnya kenerja penyelenggara pemilu.
"Waktu kami tersita, sampai kapan kami harus menunggu disini," ujar Eko menutup pembicaraannya yang hendak ingin sholat dzuhur.

Sementara Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis ketika dikonfirmasi oleh KLIKPOSITIF tidak bisa dihubungi. [Irfan Pasaribu]