Bawaslu Solok Selatan Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di 12 TPS

"Rekomendasi ini dikeluarkan karena ditemukan ada masyarakat yang dizinkan melakukan pencoblosan meski tidak memenuhi syarat"
Ketua Bawaslu Solok Selatan Muhammad Ansyar (Ist)

SOLSEL, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Solok Selatan, merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) didaerah itu.

"Rekomendasi ini dikeluarkan karena ditemukan ada masyarakat yang dizinkan melakukan pencoblosan meski tidak memenuhi syarat,"kata Ketua Bawaslu Solok Selatan Muhammad Ansyar di Padang Aro, Jumat.

Ia melanjutkan remkomendasi tersebut disampaikan sesuai undang-undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 372 angka 2 huruf d.

"Hal ini sudah diingatkan pengawas TPS agar masyarakat yang tidak memiliki A5 tidak diizinkan ikut memilih, namun KPPS mengatakan waktu mereka bimtek hal itu diizinkan," ungkapnya.

Katanya, rekomendasi PSU tersebut sudah disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),

"Selanjutnya tergantung kajian KPU, setelah mereka melakukan verifikasi apakah rekomendasi PSU ini akan mereka lakukan atau tidak," ujarnya.

Ia menambahkan jika PSU dilakukan, KPU harus melaksanakan selambat-lambatnya 10 hari setelah pemilihan.

"Hal ini sesuai pasal 373 UU nomor 7 tahun 2017 angka 3 pemungutan suara ulang dilaksanakan paling lama sepuluh hari setelah hari pemungutan suara" pungkasnya.

Ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi rekomendasi PSU tersebut.

"Kami telusuri dulu ke PPK,PPS bahkan sampai KPPS kebenaran rekomendasi Bawaslu," katanya.

Selain itu Imbuhnya, pihaknya akan meminta bukti-bukti lengkap ke Bawaslu terkait dengan temuan ini.

"Kalau memang terpenuhi unsur-unsur yang direkomendasikan Bawaslu serta dilengkapi dengan bukti-bukti lengkap akan kami laksanakan. Kalau bukti-buktinya tidak lengkap rekomendasi itu kami Tolak," tegasnya. 

(Kaka)