Bawaslu Sebut Puluhan TPS Berpotensi PSU di Sumbar

"Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar mencatat, potensi terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 34 TPS, dan Penghitungan Suara Ulang di 33 TPS yang tersebar di kabupaten dan kota"
Pemungutan Suara di salah satu TPS di Pessel (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar mencatat, potensi terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 34 TPS, dan Penghitungan Suara Ulang di 33 TPS yang tersebar di kabupaten dan kota.

"Itu baru angka sementara, kami masih bekerja dan menginventalisir potensi tersebut. Kemungkinan angkanya akan bertambah," ungkap Anggota Bawaslu Sumbar Fifner, Sabtu, 20 April 2019.

Ia mengatakan, adanya sejumlah temuan oleh pengawas pemilu dan memiliki konsekuensi PSU dan penghitungan ulang. Rata-rata persoalannya, ada sejumlah pemilih yang menggunakan KTP, tapi tidak berdomisili di daerah tersebut.

Selain itu, juga terjadi salah kaprah panitia atau pemahaman cara penghitungan suara, namun begitu secara keseluruhan hanya persoalan administrasi yang terjadi.

Sejumlah kabupaten kota yang diperkirakan PSU dan penghitungan suara ulang, seperti di Bukittinggi ada 1 TPS, Solsel 8 TPS, Sijunjung 2 TPS, Pasaman 1 TPS, Limapuluh Kota 3 TPS, Kota Padang 29 TPS, dan daerah lainnya.

"Rata-rata orang yang tidak berhak memilih, tapi memilih. Misalnya pemilih luar daerah dan tidak masuk DPTB tapi memaksa memilih di daerah tersebut," ulasnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Anggota Bawaslu Padang Firdaus Yusri, setelah terjadi proses pemilihan baru panitia mengetahui bahwa ada pemilih yang bukan KTP Padang.

"Setelah pemungutan suara, dan dihitung, baru diketahui ada daftar pemilih di luar KTP setempat. Ini yang sedang kami inventaris, dan cek lagi DPKnya (Daftar Pemilih Khusus)," jelasnya.

Dari temuan dan laporan yang ia terima, pemilih berKTP luar terdapat di lima kecamatan. Seperti di Kuranji, Lubuk Kilangan, Koto Tangah, Nanggalo, Padang Timur. Masing-masing TPS jumlahnya berbeda-beda, ada yang 5 hingga 10 pemilih yang kasusnya seperti itu.

"Pemilih tersebut berasal dari Sinjunjung, Pesisir Selatan, Sijunjung dan sejumlah daerah lainnya. Mereka menggunakan hak pilihnya di Padang," pungkasnya. ... Baca halaman selanjutnya