Penumpang Bercanda Soal Bom, Pesawat Lion Air Telat Terbang Hampir 2 Jam

Ilustrasi
Ilustrasi (Dokumen Lion Air)

KLIKPOSITIF  – Gara-gara ulah penumpang iseng yang bercanda soal bom, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-303 terpaksa menunda keberangkatannya selama hampir dua jam, Sabtu 20 April 2019.

Harusnya pesawat itu terbang dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) sekitar pukul 11.50 WIB, namun terpaksa diterbangkan pada pukul 13.20 WIB.

baca juga: Dinilai Ambil Keuntungan di Tengah Covid-19, Wako Padang Minta Menhub Tegur Lion Air

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air , Danang Mandala Prihantoro, dalam rilisnya yang diterima KLIKPOSITIF .com, keterlambatan keberangkatan memang dikarenakan ada penanganan salah satu penumpang laki-laki berinisal MT (50 tahun) pada penerbangan JT-303 yang menyampaikan ada bom di dalam tas yang dibawa.

Situasi ini terjadi saat MT masuk ke kabin pesawat , setelah salah satu awak kabin mengajukan pertanyaan dua kali tentang barang bawaan. Pertanyaan ini merupakan standar security question berdasarkan hasil pengamatan atau profiling terhadap barang yang dibawa penumpang ke kabin.

baca juga: Lion Air Sebut Empat Penumpang JT-524 Tidak Terindikasi Virus Corona

Dalam upaya menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, awak pesawat , petugas layanan darat (ground handling), petugas keamanan (aviation security) beserta pihak terkait berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan berdasarkan standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures).

Dengan kerjasama yang baik antara awak pesawat , petugas layanan di darat serta petugas keamanan, maka proses pemeriksaan dapat diselesaikan secara teliti, tepat dan benar.

baca juga: Kecelakaan Pesawat di Turki, Tiga Orang Dilaporkan Tewas

Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain mencurigakan di dalam bagasi/ barang bawaan MT, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan.

" Lion Air tidak memberangkatkan MT (offload) dan telah menyerahkan MT ke pihak avsec bandar udara dan kepolisian untuk dilakukan proses lebih lanjut," lanjutnya.

baca juga: Kemenag: Empat Maskapai Jadi Operator Penerbangan Haji 2020

Lion Air kemudian memastikan bahwa pesawat dinyatakan aman (safe to flight) dan dapat diterbangkan kembali. Penerbangan JT-303 lepas landas dari Kualanamu pukul 13.20 WIB dan telah mendarat di Soekarno-Hatta pada 15.16 WIB.

Lion Air menghimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun publik/ masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau/ bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat . Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan “tindakan melanggar hukum”, akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib. (*)

Penulis: Iwan R