Kapolres Pessel: Ada Dua Titik Kebakaran di Kantor Camat Tarusan

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Kantor Camat Tarusan.
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Kantor Camat Tarusan. (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyebutkan, kebakaran surat suara di Kantor Camat Koto XI Tarusan terdapat di dua lokasi berbeda.

Baca: 10 Kotak Suara dalam Gudang Rekapitulasi Pemilu 2019 Terbakar di Pessel

baca juga: Musala di Labuah Basilang Payakumbuh Terbakar

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang mengatakan, dari laporan kebakaran yang diterima, Kotak Suara terbakar di Kantor Kecamatan Koto XI Tarusan tersebut ada dua titik, satu di Aula Kantor Camat dan satu di dalam Kantor Camat.

"Masih di lingkungan Kantor Camat, satu di Aula dan satu di dalam kantor. Dari dua lokasi berbeda ini, sudah kami sterilkan untuk penyelidikan lebih lanjut," sebut Kapolres saat dihubungi KLIKPOSITIF .

baca juga: Satu Pasien COVID-19 Asal Pessel Dinyatakan Sembuh

Selang kebakaran terjadi, AKBP Fery Herlambang belum bisa menyimpulkan kasus tersebut dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan bersama tim Inafis Polda Sumbar.

"Saat ini dalam penyelidikan. Apa dibakar, terbakar atau bagaimana. Karena saat ini, Tim Inafis Polda Sumbar masih bekerja dan kita tunggu bagaimana hasilnya nanti," sebutnya.

baca juga: Satgas BUMN Salurkan Bantuan Penanganan COVID di Pessel

Sebelumnya, KPU Pessel membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB menghanguskan 10 kotak suara yang berisi surat suara sudah terekap.

"Laporan dari PPK kita di Kantor Camat Tarusan, ada sebanyak 10 Kotak Suara yang terbakar, dan sudah terekap," sebut Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi Bahar saat dihubungi KLIKPOSITIF .

baca juga: Jelang Lebaran, Ribuan Anak Yatim dan Piatu di Pessel Dapat Santunan dari Baznas

Ia mengklaim, saat sejumlah kotak surat tersebut terbakar, pihak dan sejumlah petugas rekapitulasi masih di berada di tempat. Sehingga saat kebakaran cepat diketahui ada kebakaran "Karena mereka piket di sana, sehingga kebakaran cepat diketahui. Dan sebagian masih bisa terselamatkan," tutupnya.

[Kiki Julnasri Priatama]

Penulis: Agusmanto