Peretas Situs KPU dari Payakumbuh Dikenal sebagai "White Hat Hacker"

""Kegiatannya secara umum memang White Hat Hacker," ujar Riza"
ilustrasi (net)

PADANG,KLIKPOSITIF-Pemuda asal Kota Payakumbuh yang diamankan oleh Tim Gabungan Mabes Polri karena mencoba meretas website KPU ternyata dikenal sebagai "White Hat Hacker". Anggota Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) cabang Padang Mohammad Riza mengatakan pria berinisial MA dikenal sebagai White Hat Hacker atau peretas yang tidak memiliki niat buruk.

Riza menjelaskan, lazimnya penggila IT, mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Namun dari informasi yang beredar dalam komunitasnya MA memang dikenal sebagai hacker yang senang menguji keamanan sebuah sistem dan kemudian melaporkannya kepada yang berwenang di sistem tersebut. Sebuah kerja yang lazim dilakukan oleh White Hat Hacker.

"Kegiatannya secara umum memang White Hat Hacker. Dia mendapat banyak penghargaan karena itu," ujar Riza saat dihubungi Klikpositif.com Rabu, 24 April 2019.

Informasi yang beredar, kata Riza, MA pernah mendapat penghargaan dari Tokopedia, McAfee, AVIRA dan Kominfo. Semuanya berkat upayanya mencari celah dan kemudian melaporkannya. Umunya yang dilakukan MA adalah bug hunting.

"MA pernah menghubungi beberapa kawan yang menjalankan sistem. Dia melaporkan jika terdapat celah keamanan pada sistem tersebut," ujar Riza.

Hal senada juga disampiakan oleh Kasubag TU UPT. PTIK Universitas Negeri Padang Yosefrizal. Menurutnya yang dilakukan MA adalah upaya menemukan celah pada sistem dengan melihat kesalahan atau kelemahan pada koding. Ini bisa dilakukan dengan tool standar.

Yosefrizal mengatakan pada sistem yang besar biasanya terdapat sistem pengaman yang juga baik. Sehingga upaya untuk menembusnya juga tidak gampang. "Pada sistem yang besar biasanya ada firewall untuk menjaring siapa yang bisa masuk atau tidak, apalagi untuk mengubah data dan lainnya. Bukan tidak mungkin, tapi sangat sulit," ujarnya.

Untuk diketahui MA diamankan Tim Gabungan Mabes Polri pada Senin 21 April 2019 sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah ... Baca halaman selanjutnya