Berdasarkan Hitung Cepat, Caleg Petahana Partai Golkar Yakin Raih Tiga Kursi DPRD Padangpariaman

"Hal tersebut berdasarkan hasil perhitungan cepat salinan formulir C1 yang direkapitulasi oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Padangpariaman."
Ilustrasi (Net)

PADANGPARIAMAN, KLIKPISITIF -- Sebanyak tiga calon Petahana dari partai Golkar diyakini lolos dan berkantor kembali di DPRD Kabupaten Padangpariaman.

Mereka diantaranya, Syahrul Datuak Lung, Rahmad Mahmudal, dan Syahrizal A. Kemudian, satu kursi lainnya diperoleh calon baru, Dasmar.

Hal tersebut berdasarkan hasil perhitungan cepat salinan formulir C1 yang direkapitulasi oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Padangpariaman.

Syahrul Datuak Lung disebutkan pihak terkait menjadi peraih suara terbanyak di antara caleg Partai Golkar di Dapil Padangpariaman II. Kemudian, Rahmad Mahmudal menjadi peraih suara terbanyak di Dapil Padangpariaman I. Sementara, Syahrizal A kembali terpilih utusan dari Dapil Padangariaman IV.

Sementara satu kursi lainnya diraih oleh calon baru, Dasmar yang menjadi pemuncak suara Partai Golkar Padangpariaman di Dapil Padangpariaman III.

"Partai Golkar raih 4 kursi di DPRD Kabupaten Padangpariaman pada pemilu tahun 2019," kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Padangpariaman, Syahrul Datuak Lung, melalui via telpon, Rabu 24 April 2019.

Menurut Syahrul, perolehan kursi pemilu 2019 mengalami penurunan dibandingkan pemilu 2014 silam. Pemilu 2014 Partai Golkar Kabupaten Padangpariaman meraih 5 kursi.

Penurunan perolehan kursi pada pemilu 2019, berpengaruh pada peringkat Partai Golkar untuk DPRD Kabupaten Padang Pariaman.

Pada pemilu 2014 Golkar menjadi peraih kursi dan suara terbanyak. Hal itu menempatkan wakil partai berlambang pohon beringin itu menduduki kursi ketua DPRD Kabupaten Padangpariaman.

"Kemungkinan ada peringkat ketiga atau keempat. Dengan peringkat seperti itu, kami masih ada peluang mendapatkan kursi pimpinan," lanjut dia.

Syahrul menyebut penurunan perolehan kursi Partai Golkar menjadi fenomena se Sumatera Barat. Penurunan perolehan kursi juga terjadi di kabupaten dan kota lain.

"Fenomenanya se Sumatera Barat, memang ada penurunan ... Baca halaman selanjutnya