Terkait Protes Saksi Parpol di Linggo Pessel, KPU Akan Tanggapi Sesuai Aturan

"Saksi minta penghitungan suara diulang"
Protes saksi yang minta penghitugan suara diulang (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)
tidak dijalankan penyelenggaran pemilu, adalah terkait Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tetang Pemilu yang menuntut PPS wajib mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara di seluruh TPS di wilayah kerjanya dengan cara menempelkan salinan tersebut di tempat umum.

"Aturan ini jelas kami pahami dalam pasal 193 tetang Undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2019. Dan kami pantau tidak dilaksanakan sesuai aturan, dan tentu sudah menyalahi aturan," terangnya.

Sel Aldi mengakui, hal tersebut terpantau empat hari setelah pencoblosan pada Rabu 17 April 2019 lalu, di mana, setiap salinan sertifikat hasil penghitungan suara tidak terlihat di setiap TPS, dan salinan C1 yang diterimanya dari KPPS tidak sama, padahal dengan saksi Caleg partai yang sama.

"Ada apa di sini (perbedaan), C1 yang ada pada kami tidak sama dengan salinan C1 saksi Caleg lainnya. Apakah salinan yang kami terima tidak sah, padahal dari sumber yang sama (KPPS)," ungkapnya.

[Kiki Julnasri]