Bawaslu Padang Pariaman Terima Laporan Caleg Bagi-bagi Sembako

"Sebelum dilaporkan, juga temuan tim kita di lapangan. Sebelumnya kita telah menurunkan tim investigasi ke lapangan, namun terkendala saksi. Tidak ada masyarakat yang bersedia menjadi saksi saat itu"
Ilustrasi (Net)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Ketua Bawaslu Padangpariaman, Anton Ishaq mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya dua orang caleg bagi-bagi sembako di daerah Pasir Baru, Kecamatan Sungai Limau, yang menerima laporan dari masyarakat .

Selain laporan tersebut, Bawaslu juga menjelaskan bahwa hal tersebut juga telah menjadi temuan lembaga itu.

"Sebelum dilaporkan, juga temuan tim kita di lapangan. Sebelumnya kita telah menurunkan tim investigasi ke lapangan, namun terkendala saksi. Tidak ada masyarakat yang bersedia menjadi saksi saat itu," terangnya.

Jika syarat formil dan materil terpenuhi, kata Anton Ishaq, kasus tersebut akan diregister oleh Bawaslu Padangpariaman dan dibawa ke tingkat Gakkumdu.

"Di Gakkumdu akan diteliti oleh kepolisian dan kejaksaan. Jika terpenuhi unsur pidananya, kasus ini akan dilanjutkan, begitu juga sebaliknya," tegas Anton Ishaq.

Warga yang melaporkan kasus tersebut atas nama Anthommy Manoe, yang melaporkan caleg yang diduga dari Partai Golkar daerah pemilihan Padangpariaman III ke Bawaslu Padangpariaman pada Selasa 23 April.

Anthommy menyebut dua orang saksi yang ia hadirkan telah diperiksa oleh Bawaslu Padangpariaman. Kedua saksi tersebut, kata dia merupakan penerima sembako yang diduga dibagikan oleh Dasmar pada tanggal 15 April atau pada masa tenang pemilu.

"Dua saksi yang kita hadirkan adalah penerima sembako di Pasir Baru dua hari menjelang hari pencoblosan," ungkap Anthommy di Kantor Bawaslu Padangpariaman di Nagari Kapalo Koto, Kamis malam 25 April 2019.

Dikatakannya juga, kedua saksi tersebut saat menerima paket sembako, mengaku dibujuk untuk memilih caleg Partai Golkar nomor urut 5, Dasmar. Namun karena kedua saksi tersebut takut, barang bukti sembako yang ia terima tidak dipergunakan.

"Sehingga paket sembako yang mereka terima masih utuh dan kita serahkan kepada Bawaslu sebagai barang bukti," imbuh ... Baca halaman selanjutnya