Bawang Putih di Pasar Sijunjung Capai Rp60 Ribu Perkilogram

"Hampir semua harga bahan pokok mengalami kenaikan, namun yang paling drastis harga bawang putih. Dua pekan lalu harganya masih Rp20 ribu perkilogram, sekarang sudah Rp60 ribu perkilogram"
Pedagang Pasar Tradisional Sijunjung (Istimewa)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Harga bawang putih meroket di Sijunjung. Kanaikan itu juga diikuti oleh komoditas-komoditas pokok lainnya meski tidak setajam bawang putih yang mencapai dua kali lipat dari biasanya.

Hal tersebut dikatakan pedagang di Pasar Tradisional Sijunjung Wil (50). Menurutnya kenaikan disebabkan berkurangnya stok bawang putih di pasaran. "Hampir semua harga bahan pokok mengalami kenaikan, namun yang paling drastis harga bawang putih. Dua pekan lalu harganya masih Rp20 ribu perkilogram, sekarang sudah Rp60 ribu perkilogram," katanya, Jumat 26 April 2019.

Sementara, lanjut Wil, untuk cabai merah dari Rp25 ribu perkilogram naik menjadi Rp30 ribu perkilogram bawang merah dari Rp22 ribu perkilogram menjadi Rp27 ribu perkilogram. Untuk tomat dari Rp8 ribu perkilogram, menjadi Rp10 ribu perkilogram.

"Hanya cabai hijau dan cabai rawit yang bertahan. Masing-masing Rp20 ribu dan Rp40 ribu perkilogram," ungkapnya.

Senada dengan Wil, padagang ayam negeri Bujang (40) mengatakan, harga ayam mengalami kenaikan Rp3 ribu perkilogram. "Pekan lalu, Rp22 ribu perkilogram, sekarang sudah Rp25 ribu perkilogram," katanya.

Untuk harga daging sapi juga masih normal di kisaran Rp120 ribu perkilogram. "Namun diperkirakan 2 hari jelang Ramadhan naik menjadi Rp130 perkilogram, disebabkan harga dasar yang ditetapkan pemasok dari rumah potong juga naik," tutur Bujang (50).

Sementara itu, harga telur ayam negeri juga masih normal, untuk satu papan ukuran besar Rp40 ribu, papan sedang Rp38 ribu dan papan kecil Rp36 ribu.(*)