Saat Gempa dan Tsunami Melanda, Wagub Sumbar Minta Warga Bawa Makanan Ringan

"Wagub menghimbau kepada masyarakat beberapa hal, pertama bagi masyarakat yang memiliki surat-surat berharga agar dimasukkan kedalam satu tempat (tas) begitu juga dengan makanan ringan, jadi ketika terjadi bencana gampang untuk membawanya"
Wagub Sumbar Nasrul Abit memberikan peringatan warga untuk naik shelter agar selamat dari Tsunami pada kegiatan simulasi HKB 2019 di Pemprov Sumbar (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang ikut dalam pelaksaan kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019 mengingatkan masyarakat agar jangan lengah, karena bencana sewaktu-waktu bisa terjadi, begitu juga dengan gempa dan tsunami yang tidak bisa diprediksi kapan datangnya.

Pada kesempatan itu Wagub menghimbau kepada masyarakat beberapa hal, pertama bagi masyarakat yang memiliki surat-surat berharga agar dimasukkan kedalam satu tempat (tas) begitu juga dengan makanan ringan, jadi ketika terjadi bencana gampang untuk membawanya.

Kedua, dia mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai Sumbar untuk bersama-sama memelihara dan menjaga pohon-pohon yang sudah mulai ditanam beberapa waktu lalu oleh BNPB bersama Pemda dan instansi lain.

"Pohon-pohon tersebut nantinya berfungsi untuk menahan laju gelombang jika terjadi tsunami, itu artinya bisa mengurangi jumlah korban dan kerusakan," sebutnya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar Erman Rahman, menyampaikan, peringatan HKB juga dilaksanakan di seluruh Kabupaten/ Kota se Sumbar, bukan hanya daerah yang rawan terhadap gempa dan tsunami.

"Di Pemprov Sumbar simulasi melibatkan kurang lebih 2.500 orang, yang berasal dari Siswa SMA di Padang, Korem 032 WBR dan ASN dikantor Gubernur," katanya.

Untuk masyarakat Sumbar yang ditinggal di daerah pesisir, Rahman menghimbau, apabila mendengar sirine peringatan dini tsunami berbunyi, agar segera lari ketempat yang aman, seperti shelter, daerah perbukitan atau zona hijau.

"Jumlah sirine yang ada diseluruh sumbar 106 buah. Dengan sirine ini adalah salah satu cara dalam pengurangan resiko bencana," ujarnya.

Pada peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2019 yang dilaksanakan pada 26 April, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar simulasi evaluasi mandiri, yang dimulai pada pukul 10.00 WIB di Escape Building Kantor Gubernur.

Pada hari ... Baca halaman selanjutnya