Lakalantas di Pasbar, Tiga Warga Meninggal Dunia

"Ketiga korban yang meninggal ditempat itu bernama Dedi Saputra (16), Masdar (16) dan Zikri (18)"
Tiga orang warga Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat-Sumbar meningggal di tempat akibat lakalantas di Jalan Lintas Manggopoh. (Ist)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF - Tiga orang warga Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat-Sumbar meningggal di tempat akibat lakalantas di Jalan Lintas Manggopoh.

Lakalantas maut itu melibatkan Mobil Truck Mitsubishi Fuso No Pol BB-9627-FP dengan Sepeda Motor Honda merk Revo bernopol BA-3712-SR di jalan Lintas Manggopoh tepatnya di Jorong Sarik, Nagari Koto Baru sekira pukul 23.30 Wib, Jumat 26 Maret 2019.

"Ketiga korban yang meninggal ditempat itu bernama Dedi Saputra (16), Masdar (16) dan Zikri (18)," ujar Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Iptu Ghanda Novindiningrat kepada KLIKPOSITIF, Sabtu (27/4).

Papar Kasat, Kejadian bermula ketika Sepeda Motor merk Revo yang dikendarai Dedi Saputra berboncengan dengan Masdar dan Zikri, datang dari arah Kinali menuju Simpang Empat dengan kecepatan tinggi.

Lalu, sesampainya di tempat kejadian sepeda motor ini hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya, namun saat mendahului kendaraan didepannya sepeda motor yang dikendarai oleh Dedi Saputra ini dalam posisi terlalu melebar ke kanan jalan.

Sehingga, sepeda motor tersebut menabrak bagian bumper dan lampu bagian kiri depan Mobil Truck Mitsubishi Fuso No Pol BB-9627-FP yang dikemudikan oleh Nadarsah (48), yang datang dari arah Simpang Empat menuju Kinali.

"Akibat itu, pengendara sepeda motor dan kedua temannya yang dibonceng meninggal dunia ditempat. Selain korban, kedua kendaraan yang terlibat pun rusak," papar Kasat Lantas.

Saat ini, kedua kenderaan yang terlibat tabrakan sudah diamankan. Akibat kecelakaan ini kerugian kedua belah pihak ditaksir mencapai Rp.7juta.

Kasat menghimbau, Agar para pengemudi kenderaan lebih hati-hati dan memperhatikan tata cara berkendara di jalan raya. Karena jalan raya milik bersama," himbaunya.

[Irfan Pasaribu]