Ketua DPRD Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Keracunan Makanan Puluhan Warga Pasaman

"Saya tidak mau menduga-duga. Saya berharap kasus ini bisa dituntutaskan secepatnya oleh penyidik Polres Pasaman"
Belasan warga Pasaman yang diduga kertacunan nasi bungkus saat Pesta Rakyat Pasaman di rawat di RSUD Lubuk Sikaping (Man St Pambangun/KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF - Ketua DPRD Pasaman, Yasri, meminta agar penyidik kepolisian daerah setempat mengusut tuntas kasus dugaan keracunan makanan nasi bungkus yang dimakan oleh masyarakat saat acara syukuran dan Pesta Rakyat Pasaman pada Sabtu, 26 Maret 2016 siang.

"Saya tidak mau menduga-duga. Saya berharap kasus ini bisa dituntutaskan secepatnya oleh penyidik Polres Pasaman," kata Yasri kepada KLIKPOSITIF, Sabtu malam.

Selain meminta agar polisi mengusut tuntas kasus ini, politisi Partai Golkar itu juga meminta agar Pemkab Pasaman, menanggung semua biaya pengobatan puluhan korban di rumah sakit.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP. Syaiful Zibir menyatakan, penyelidikan sementara, diketahui bahwa rata-rata korban mengalami keracunan setelah memakan nasi bungkus dengan sambal telur ayam yang mereka dapatkan saat menghadiri acara syukuran dan Pesta Rakyat Pasaman.

"Hasil penyelidikan ini akan terus kami dalami. Saat ini sejumlah saksi dan korban sudah kami mintai keterangannya," kata AKP. Syaiful Zibir saat ditemui di RSUD Lubuk Sikaping, Pasaman.

Selain memintai keterangan saksi dan korban, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap jumlah korban. Dari pendataan sementara, jumlah korban meningkat dari 20 menjadi 28 orang.

"Rinciannya, remaja sebanyak 15 orang, anak-anak tujuh orang dan enam orang korban dewasa," ujarnya.