Harga Pala Makin Anjlok, Petani di Padang Pariaman Mengeluh

"para pemilik batang pala enggan merawat tanaman itu lantaran tak kunjung memberikan untung"
Buah Pala (istimewa)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Petani pala mengeluh lantaran harga yang terus mengalami penurunan semenjak Maret tahun 2018 hingga hari ini, Selasa 30 April 2019.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pengepul pala di kawasan Sungai Limau, Sungai Geringgiang dan Aur Malintang, pada akhir Maret 2018 harga pala kering mencapai Rp70 ribu perkilogram. Nilai tersebut terus menurun setiap tiga bulan. Sekarang harga pala kering hanya Rp30 ribu perkilogram.

Salah satu pemilik kebun pala di Aur Melintang Padang Pariaman, Ilham mengatakan, harga pala terus menurun. Hal itulah yang membuat petani pala lesu dalam merawat kebun pala mereka.

"Entahlah, harganya terus turun. Tahun lalu (3 Maret 2018) sempat tinggi, yang kering (pala) satu kilo dapat Rp70 ribu. Kini yang kering cuma Rp30 ribu saja," ungkap Ilham (30).

Ditambahkannya, saat ini, para pemilik batang pala enggan merawat tanaman itu lantaran tak kunjung memberikan untung. "Alasan harga pala itu turun kami tidak tahu. Tapi, kami sudah malas merawat batang itu, tidak ada hasilnya," sebutnya.

Namun, banyak pihak terkait menyimpulkan bahwa turunnya harga dari setiap komoditas dipengaruhi karena permintaan dari negara tujuan ekspor berkurang.

Ketua Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) Sumbar, Irman menuturkan bagi negara penghasil minyak bumi apabila harganya turun (pala), berarti permintaan pala juga menurun.

"Sedangkan tujuan ekspor pala ke negara Eropa seperti Belanda dan Inggris, permintaan pala lebih cenderung dipengaruhi kondisi ekonomi umumnya di Eropa," sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, apabila ekonomi Eropa mengalami stagnasi atau krisis ekonomi, maka permintaan pala akan turun atau stagnan yang mempengaruhi harga jualnya.

Sementara itu, Kepala Kadin Sumbar, Ramal Saleh menyebut, peningkatan produksi pala Sumbar beberapa tahun terakhir kecil sekali yaitu sebesar 0,82 ... Baca halaman selanjutnya