Jelang Ramadan, BNNK Payakumbuh Bekali Relawan Anti Narkoba di Payakumbuh

"Sosialisasi ini lebih ditekankan kepada pencegahan dan pembekalan terhadap relawan anti Narkoba. Terutama untuk program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kota Payakumbuh yang dikenal sebagai kota perlintasan yang menghubungkan Provinsi Sumbar dengan Provinsi "
Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Firdaus ZN saat memberikan materi dalam sosialisasi P4GN. (KLIKPOSITIF/ Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Menjelang memasuki bulan suci Ramadan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh terus gencarkan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kota Payakumbuh.
Sosialisasi yang digelar pada Senin-Selasa, 29-30 April 2019 lalu tersebut menghadirkan nara sumber dari Provinsi yaitu Kabid dan Kasi P2M BNN Provinsi Sumatera Barat, Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Firdaus ZN serta Psikolog Zakwan Adri.

Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Firdaus ZN didampingi Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Indra Yulita mengatakan program tersebut merupakan kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba yang diberikan kepada puluhan peserta dari KAN, Bundo Kanduang, TP-PKK, IPSM, Karang Taruna, pelajar SD hingga SMA se-Kecamatan Payakumbuh Selatan.

"Sosialisasi ini lebih ditekankan kepada pencegahan dan pembekalan terhadap relawan anti Narkoba. Terutama untuk program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kota Payakumbuh yang dikenal sebagai kota perlintasan yang menghubungkan Provinsi Sumbar dengan Provinsi Riau," kata AKBP Firdaus.

Ia menjelaskan ke depannya relawan anti narkoba di Payakumbuh dapat menjadi penyambung lidah dari BNNK Payakumbuh untuk dapat mensosialisasikan tentang P4GN. Sehingga mampu mengkomunikasikannya kepada masyarakat dan menyampaikan pesan-pesan anti narkoba.

"Berdasarkan data Polda Sumbar dalam rentang waktu Januari hingga Juni 2018 tahun lalu, tercatat 15 kasus dan 28 tersangka yang terjerat dalam kasus narkoba. Permasalahan peredaran narkoba ini telah menyasar hingga ke desa-desa karena beberapa hal seperti rasa ingin tahu, ikut-ikutan teman, ingin bersenang-senang, dan ini juga merupakan bisnis menjanjikan tanpa memikirkan resiko yang akan diterima nantinya," katanya.

Untuk itu, sebagai Kepala BNNK Payakumbuh ia menambahkan salah satu upaya yang dilakukan BNN adalah ... Baca halaman selanjutnya